SiteSulut.com— Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Utara, Jacob Hendrik Pattipeilohy, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kepulauan Sangihe pada Senin (18/5).

Kedatangan orang nomor satu di Korps Adhyaksa Sulut ini disambut hangat oleh jajaran pemerintah daerah di wilayah perbatasan Indonesia tersebut.

Pesawat yang membawa Kajati mendarat di Bandara Naha sekitar pukul 08.30 WITA. Begitu turun dari pesawat, Jacob Hendrik langsung dijemput oleh Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, bersama Wakil Bupati Tendris Bulahari, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

​Suasana penyambutan terasa kental dengan nuansa adat setempat. Alunan musik bambu yang khas dan tarian adat budaya Sangihe turut mengiringi langkah rombongan, menciptakan atmosfer yang penuh kekeluargaan namun tetap khidmat.

​Kunjungan kerja ini bukan sekadar seremonial. Agenda ini dirancang untuk mempererat sinergitas antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum (APH), dan unsur Forkopimda.

Langkah ini dinilai krusial untuk mendukung kelancaran pembangunan serta memastikan penegakan hukum berjalan optimal di wilayah kepulauan yang berbatasan langsung dengan negara tetangga.

​Di sela-sela acara penjemputan, Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kesediaan Kajati Sulut untuk datang langsung dan melihat kondisi di Sangihe.

“Kehadiran Pak Kajati di Sangihe menjadi momentum penting dalam memperkuat koordinasi lintas lembaga demi terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih,” ujar Michael.

​Michael menambahkan, kehadiran pihak Kejaksaan Tinggi sangat berarti bagi jalannya roda pemerintahan di daerah. Sinergitas yang baik diharapkan mampu mengawal program-program pelayanan publik agar tepat sasaran dan bebas dari pelanggaran hukum.

“Kami di Sangihe menyambut baik kunjungan kerja Pak Kajati Sulut, karena ini juga bagian dari sinergitas antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat,” sambungnya.

​Berdasarkan informasi yang dihimpun, Kajati Sulut dijadwalkan berada di Sangihe selama dua hari. Selama kunjungan tersebut, Jacob Hendrik akan mengikuti serangkaian agenda padat, baik yang bersifat internal Kejaksaan maupun agenda kolaboratif bersama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe.(vil)

m