SiteSulut.com- Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud terus berkomitmen menjaga kelestarian budaya lokal di tengah gempuran era digital. Salah satu langkah nyatanya adalah dengan menggelar Lomba Bertutur Tingkat SD/MI Se-Kabupaten Kepulauan Talaud Tahun 2026.

Acara yang menjadi bagian dari rangkaian
“Gebyar Literasi Porodisa Tahun 2026” ini resmi dibuka oleh Wakil Bupati Kepulauan Talaud, Anisya G Bambungan, SE, pada Senin (25/5).

Program inspiratif ini diinisiasi langsung oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kepulauan Talaud.
​Dalam sambutannya, Wakil Bupati Anisya Bambungan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bahu-membahu menjaga identitas budaya lokal. Di tengah derasnya arus digitalisasi, nilai-nilai tradisional dinilai rawan tergerus jika tidak dirawat dengan baik.

​Oleh karena itu, Lomba Bertutur ini dinilai sebagai langkah taktis dan tepat. Melalui ajang ini, generasi muda diharapkan tetap mengenal, mencintai, dan melestarikan cerita rakyat khas Porodisa.

“Cerita-cerita rakyat kita sarat akan nilai kehidupan, pesan moral, dan identitas pembentuk karakter masyarakat Talaud,” ujar Anisya.
​Anisya menambahkan, kegiatan lomba ini memiliki makna yang sangat mendalam bagi tumbuh kembang anak. Lewat seni bertutur, anak-anak tidak hanya sekadar menghafal cerita, tetapi juga mengasah mental dan karakter mereka.

“Melalui bertutur, anak-anak belajar untuk berani tampil, melatih kepercayaan diri, menumbuhkan minat baca, sekaligus memahami nilai-nilai budaya daerahnya,” jelasnya.

​Ia pun memberikan suntikan semangat kepada para peserta cilik yang berkompetisi agar tampil lepas dan percaya diri.

“Untuk itu, ikutilah kompetisi dengan penuh sukacita dan semangat tinggi tanpa rasa takut untuk berekspresi,” pesannya.
​Melalui ajang ini, Pemerintah Daerah Kepulauan Talaud menaruh harapan besar. Mereka ingin melihat lahirnya generasi muda Talaud yang cerdas, cakap bertutur, namun tetap memegang teguh akar budaya leluhur.

“Kami berharap lahir generasi muda Talaud yang tidak hanya pandai bertutur, tetapi juga mampu menjaga dan meneruskan warisan budaya kepada generasi berikutnya,”ucapnya.

Acara pembukaan yang berlangsung meriah ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting. Di antaranya Ketua Cabang 7 Daerah Kodaeral VIII GJK RI, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, serta Pejabat Administrator dan Pengawas di lingkungan Pemkab Kepulauan Talaud.

​Hadir pula Staf Khusus Bupati, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kab. Kepl. Talaud, para kepala sekolah, guru, orang tua, dewan juri, serta tentunya siswa-siswi peserta lomba yang tampak antusias mengikuti jalannya acara.(vil)