SiteSulut.com- Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud langsung mengambil langkah taktis usai menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Utara.
LHP tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Kepulauan Talaud, Anisya G. Bambungan, SE, bersama Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Talaud, Drs. Engelbertus Tatibi, M.E., di Kantor BPK RI Perwakilan Sulut, Jumat (29/5/2026).
Hadir pula dalam penyerahan tersebut jajaran Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama serta Pejabat Administrator terkait.
Kehadiran pucuk pimpinan eksekutif dan legislatif ini menjadi bukti nyata komitmen bersama Kabupaten Kepulauan Talaud untuk menindaklanjuti seluruh temuan pemeriksaan sesuai regulasi yang berlaku.
Wakil Bupati Anisya Bambungan menyampaikan apresiasi mendalam kepada tim pemeriksa BPK RI. Menurutnya, hasil audit ini akan menjadi bahan evaluasi krusial bagi pemerintah daerah.
“Hasil pemeriksaan ini menjadi cermin dan bahan evaluasi agar tata kelola keuangan di Kepulauan Talaud semakin transparan, akuntabel, dan jauh lebih baik ke depannya,” ujar Anisya.
Merespons adanya 16 rekomendasi dalam LHP BPK RI atas LKPD 2025, Bupati Kepulauan Talaud, Welly Titah, langsung mengambil sikap tegas.
Bupati yang dikenal dengan gaya kepemimpinannya yang low profile ini langsung menginstruksikan Inspektorat untuk melakukan penindakan dan pembenahan menyeluruh.
Bentuk keseriusan ini tidak main-main. Bupati Welly Titah bahkan langsung menghadiri pembahasan rencana aksi (action plan) atas rekomendasi audit di Kantor BPK RI Perwakilan Sulut.
Langkah cepat ini diambil jauh sebelum batas waktu maksimal 60 hari yang diberikan oleh BPK.
Beberapa poin rekomendasi yang menjadi sorotan antara lain masalah administrasi perjalanan dinas pegawai dan pembayaran honorarium penyelenggara kegiatan yang kurang cermat.
Bupati memerintahkan agar kelebihan tersebut segera dikembalikan ke kas daerah melalui mekanisme Tuntutan Perbendaharaan dan Tuntutan Ganti Rugi (TPTGR).
Sementara itu, untuk temuan kelebihan pembayaran oleh Dinas Kesehatan kepada BPJS Kesehatan, akan langsung dikompensasikan pada skema pembayaran di periode berikutnya sesuai dengan rekomendasi BPK.
Tak hanya itu, temuan terkait adanya sejumlah paket pekerjaan yang mengalami kurang volume fisik juga menjadi perhatian serius.
Bupati menginstruksikan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) serta jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) teknis terkait untuk segera melakukan proses pengembalian kerugian.
Untuk memberikan kejelasan bagi publik, Bupati Welly Titah mengklarifikasi bahwa dinamika pengelolaan keuangan daerah di tahun 2025 tidak lepas dari kendala transisi kepemimpinan.
Sejak dirinya dilantik pada Juni 2025, Pemkab Talaud tidak dapat melakukan Perubahan APBD (APBD-P).
Hal ini terjadi karena pergeseran anggaran yang sempat dilaksanakan pada masa kepemimpinan Penjabat (Pj) Bupati sebelumnya lewat mekanisme Peraturan Kepala Daerah (Perkada), tidak ditandatangani oleh Pj Bupati terdahulu.
Dampaknya, sejumlah anggaran strategis tidak terpenuhi hingga akhir tahun anggaran karena absennya APBD Perubahan.
Meski dihadapkan pada kondisi fiskal daerah yang sangat terbatas pada tahun anggaran 2026 ini, Bupati Welly Titah tetap optimis Kepulauan Talaud akan bergerak ke arah yang lebih baik.
Ia mewanti-wanti seluruh kepala SKPD untuk mengawal ketat realisasi anggaran tahun berjalan.
“Saya instruksikan kepada semua SKPD agar anggaran tahun 2026 ini benar-benar dikawal dengan baik pengelolaannya. Jangan sampai kelalaian serupa menjadi temuan lagi pada audit ke depan,” tegas Bupati Welly.
Menutup keterangannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat dan jajaran birokrasi untuk merapatkan barisan demi kemajuan berjuluk Bumi Porodisa tersebut.
“Asal torang samua (kita semua) mau bergandeng tangan serta bekerja keras dengan kejujuran dan ketulusan, serta mengoptimalkan semua potensi yang ada, saya percaya ke depan torang akan selalu diberkati. Tidak gampang mengelola sebuah daerah, mar (tapi) bukan berarti tidak bisa. Talaud pasti bisa!” pungkas Bupati Welly Titah optimis.(vil)

Tinggalkan Balasan