SiteSulut.com– Remaja GMIM Alfa Omega Kumaraka Dalam (AOKD) sukses mengukir prestasi gemilang.

Tampil impresif, tim dengan jargon “Torang AOKD” berhasil meraih gelar runner up pada kategori small choir, dalam ajang Pesta Seni Remaja GMIM,  yang berlangsung di GMIM Bethesda Ranotana, 31 Juli hingga 2 Agustus 2026.

​Naik panggung dengan nomor urut 38, tim paduan suara Remaja AOKD membawakan dua buah lagu.

Lagu wajib Mars Remaja GMIM, pencipta Drs. Jantje Wowiling Sajow, M.Si disajikan penuh semangat, disusul lagu kedua bertajuk Haleluyah Pujilah gubahan komposer Living Kalalo yang dibawakan dengan harmonisasi dan koreografi yang tak kalah menarik.

​Di bawah komando Jacksen Pangemanan yang bertindak sebagai pelatih sekaligus konduktor, penampilan Remaja AOKD berhasil membius para juri dan penonton.

​Dari hasil penilaian akhir juri, Remaja GMIM AOKD sukses dengan perolehan nilai  87,395, sekaligus mengunci gelar juara kedua.

Sang pelatih dan konduktor, Jacksen Pangemanan, tak mampu menyembunyikan rasa harunya atas pencapaian anak-anak asuhnya tersebut.

Ia mengucap syukur kepada Tuhan Yesus atas hasil yang diraih setelah melalui proses latihan yang terbatas.

“Semua ini hanya karena kemurahan Tuhan. Jangan cepat puas dan tetaplah rendah hati. Juara hanyalah bonus, ini baru awal saya bersama adik-adik remaja, tetap semangat dan giat berlatih untuk kemuliaan nama Tuhan,”ujar Jacksen.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Komisi Pelayanan Remaja Jemaat (KPRJ), Tim Kerja, singer, pengiring Delano Kantohe, Aldo Karundeng dan seluruh dukungan dari jemaat GMIM Alfa Omega Kumaraka Dalam, yang telah mempercayakan saya untuk melatih adik-adik remaja.

“Terima kasih sebesar-besarnya atas kepercayaannya. Berbagai masukan dan dukungan yang diberikan sangat berarti bagi kami selama proses persiapan hingga kompetisi ini,”tambahnya.

Ungkapan kebanggaan juga disampaikan oleh Ketua Komisi Pelayanan Remaja GMIM AOKD, Penatua Leonardo Petrus.

“Kami sangat bangga dan bersyukur atas pencapaian ini. Ini bukan sekadar tentang piala atau gelar juara, melainkan tentang bagaimana adik-adik remaja mempersembahkan talenta terbaik mereka untuk kemuliaan nama Tuhan,” tutur Penatua Leonardo.

Lebih lanjut, Leonardo menegaskan komitmen pembentukan karakter generasi muda gereja yang berlandaskan iman.

“Remaja GMIM harus siap berakar, bertumbuh, dan berbuah bagi Kristus, serta bersemangat juang, pantang menyerah, tekun berdoa, rajin bekerja, dan setia membaca firman. Lewat iman yang teguh, seluruh proses dan perjuangan ini bisa kita lalui bersama,” tegasnya.

Penatua Leonardo juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ), KPRJ, tim kerja, kakak-kakak pembina, orangtua, coach, pengiring, peserta Choir, peserta Bintang Vocalia, peserta Baca Mazmur yang boleh mengambil bagian dan telah mensukseskan kegiatan ini.

“Terima kasih atas dukungan selama ini dari semua pihak yang terus menopang pelayanan remaja AOKD, sekali lagi terima kasih Tuhan membalas berkat dan memberkati torang samua,”ungkap Leonardo didampingi Komisi Remaja Finky Takaoenselang, Olivia Prang, Prisilia Memah, Fernando Rumopa dan Estevanus Papuas.

Sementara itu, Ketua Tim Kerja Remaja AOKD Tahun 2026, Fina Tiwow, turut mengapresiasi kerja sama seluruh pihak yang telah mendukung penuh seluruh rangkaian kegiatan hingga boleh berjalan dengan baik.

“Terima kasih kepada seluruh pembina, orang tua, donatur, coach, singer, peserta baca mazmur dan seluruh jemaat GMIM Alfa Omega Kumaraka Dalam yang tak henti-hentinya memberikan dukungan moral maupun material. Biarlah semua yang kami persembahkan ini hanya untuk hormat dan kemuliaan nama Tuhan,” pungkas Fina didampingi pembina remaja sekaligus koordinator, Yerel Selaindoong.(vil)