SiteSulut.com – Menjelang pesta demokrasi tingkat desa, Pemilihan Hukum Tua Kalawat 2026, sosok Michael Pinangkaan SH muncul sebagai figur yang siap membawa perubahan fundamental.
Sebagai putra daerah dengan latar belakang hukum, Michael tidak sekadar ingin menduduki jabatan, melainkan ingin mengabdikan dirinya sepenuhnya dengan ketulusan hati untuk kemajuan Desa Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara.
“Mewujudkan Desa Kalawat yang Maju, Mandiri, Sejahtera, Transparan dan Berkeadilan Berbasis Gotong Royong,” inilah visi besar yang menjadi fondasi janji pengabdian Michael.
Baginya, visi ini bukan sekadar deretan kata di poster kampanye, melainkan cetak biru pembangunan yang jelas dan terukur, dengan gotong royong sebagai jiwanya.
”Ini panggilan hati, selain mendapat dukungan dari ribuan masyarakat Kalawat. Saya ingin memastikan Desa Kalawat bangkit dan berdaulat. Bukan dengan janji kosong, tapi dengan kerja nyata yang berlandaskan kejujuran, transparansi, dan pelayanan,” tegas Michael adik kandung dari Vivien Pinangkaan.
Michael, yang dikenal low profile ini telah menyiapkan lima poin misi strategis. Misi tersebut mencakup: peningkatan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel, pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui UMKM dan pertanian, peningkatan infrastruktur dan pelayanan publik, memajukan pendidikan, kesehatan, dan kepemudaan, serta melestarikan adat, budaya, dan kerukunan antarumat beragama.
“Hanya dengan pemimpin yang berani dan jujur, Desa Kalawat bisa menjadi contoh gotong royong yang nyata,” lanjut Michael saudara ipar dari Jandry Kandores.
Ia pun mengapresiasi penuh besarnya dukungan dan dorongan yang mengalir dari seluruh lapisan masyarakat dan keluarga besarnya.
“Ini semua berkat dukungan masyarakat dan keluarga sehingga saya ikut maju sebagai bakal Calon Hukum Tua di Desa Kalawat. Dan semua ini atas berkat kasih karunia TUHAN yang Maha Kuasa,” pungkas Kelo, Jo, sapaan akrabnya.(vil)

Tinggalkan Balasan