SiteSulut.com – Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Fransiscus Andi Silangen, mengungkapkan bahwa kelangkaan dan antrean panjang Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi di wilayah Sulut bukan disebabkan oleh masalah pasokan, melainkan akibat ulah maraknya penyimpangan oleh jaringan mafia.
Hal tersebut diungkapkan Fransiscus saat memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Pertamina, Polda Sulut, TNI AD, Hiswana Migas, serta jajaran OPD Pemprov Sulut, Senin (19/10/2026).
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sulut Fransiscus Andi Silangen, didampingi Wakil Ketua Michaela Elsiana Paruntu (MEP), Ketua Komisi II Inggried Sondakh, serta jajaran anggota dewan lainnya.
Dalam rapat tersebut, Fransiscus Silangen secara tegas menyoroti praktik penyimpangan BBM bersubsidi yang diduga kuat melibatkan jaringan mafia, khususnya pada jenis solar.
“Ini persoalannya kan melawan mafia, karena disparitas harga itu yang sangat menggiurkan. Pertamina sudah menguraikan bahwa kuota dan pasokan sebenarnya cukup. Tapi musuh kita bersama adalah mafia. Masa kita pemerintah mau kalah sama mafia?” tegas Silangen dalam rapat tersebut, Senin (19/10).
Silangen menilai tingginya selisih harga BBM subsdi dan non subsidi menjadi pemicu utama maraknya penyelewengan di lapangan. Oleh karena itu, ia mengapresiasi langkah tegas Polda Sulut khususnya Ditreskrimsus yang telah melakukan penindakan hukum terhadap para pelanggar.
Guna mengantisipasi terulangnya antrean panjang di SPBU untuk jenis Pertalite, Pertamax, maupun Solar, mantan dokter ini mengusulkan konsep penanganan cepat layaknya Code Blue di rumah sakit.
”Kalau di kedokteran ada emergensi di rumah sakit besar, ada yang namanya code blue. Di situ tim lintas ahli langsung turun dengan peralatan lengkap. Nah, kita di daerah juga butuh tim tanggap darurat seperti itu supaya ketika ada gejala masalah BBM, langsung bisa diantisipasi bersama,” jelasnya.
Ia pun mengajak seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran TNI/Polri, Pertamina, serta Pemprov Sulut untuk duduk bersama membentuk tim terpadu guna memberantas mafia BBM hingga ke akarnya.
“Mari kita duduk bersinergi, kita sebagai unsur penyelenggara pemerintah dan Forkopimda untuk sama-sama melawan mafia ini. Apa yang harus kita lakukan supaya tidak ada lagi antrean? Saya yakin dan percaya, dengan bekerja sama dan campur tangan Tuhan, persoalan solar ini bisa kita selesaikan,” pungkasnya.(vil)

Tinggalkan Balasan