SiteSulut.com- Bupati Kepulauan Talaud, Welly Titah, didampingi Sekretaris Daerah, Yohanis Kamagi menghadiri serangkaian acara strategis nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Agenda intensif ini berlangsung selama dua hari, mulai Jumat (29/5) hingga Sabtu (30/5).

Kehadiran orang nomor satu di Bumi Porodisa ini menegaskan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud untuk menyelaraskan program kerja daerah dengan kebijakan strategis nasional, khususnya di wilayah Sulawesi.

​Pada hari pertama, Bupati Welly Titah mengawali kegiatannya dengan menghadiri Rapat Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Anggaran Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Agenda ini digelar dalam rangka pencapaian Universal Coverage Jamsostek (UCJ) Tahun Anggaran 2026.

​Rapat yang dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri ini dilaksanakan di Sahid Azizah Syariah Hotel & Convention Kendari.

Acara ini dihadiri oleh jajaran Gubernur, Bupati, Wali Kota, Sekretaris Daerah, Kepala Bappeda, hingga Kepala BPKAD se-Wilayah Sulawesi.

​Pembahasan dalam rapat ini berfokus pada optimalisasi perlindungan bagi tenaga kerja non-ASN, pekerja rentan, serta pekerja jasa konstruksi yang didanai oleh APBD.

Terkait hal ini, Bupati Welly Titah menegaskan bahwa perlindungan tenaga kerja, terutama bagi para pekerja rentan di wilayah kepulauan, menjadi salah satu prioritasnya.

“Kami di Kepulauan Talaud berkomitmen penuh untuk memastikan para pekerja non-ASN dan pekerja rentan mendapatkan hak perlindungan jaminan sosial yang layak. Ini adalah bentuk kehadiran negara dalam memberikan rasa aman bagi masyarakat saat bekerja,” ujar Welly Titah.

Masih di hari yang sama, kegiatan Bupati berlanjut ke Hotel Claro Kendari untuk menghadiri Acara Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Sulawesi.

​Gelaran bergengsi ini dihadiri oleh Anggota DPR RI, pejabat Kementerian/Lembaga, instansi vertikal, Gubernur, Forkopimda, serta Bupati/Wali Kota dan DPRD se-Wilayah Sulawesi.

​Ajang ini menjadi momentum pemberian penghargaan sekaligus insentif fiskal bagi daerah-daerah yang dinilai sukses dalam berbagai kategori krusial. Mulai dari pengendalian inflasi, penurunan tingkat pengangguran, pengentasan kemiskinan dan stunting, hingga inovasi pembiayaan kreatif (creative financing).


Bupati Welly Titah menyebut, capaian-capaian daerah lain dalam forum tersebut menjadi motivasi besar bagi Kabupaten Kepulauan Talaud untuk terus memacu kinerja, khususnya dalam menekan angka stunting dan kemiskinan.

​Puncak rangkaian kegiatan berlangsung pada Sabtu (30/5). Bupati Welly Titah hadir langsung dalam acara Arahan dan Dialog bersama Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) serta Menteri Dalam Negeri.

​Pertemuan yang digelar di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara ini bersifat sangat krusial dan wajib dihadiri langsung oleh kepala daerah tanpa diwakilkan.

Dialog strategis ini juga diikuti oleh Gubernur, Wakil Gubernur, Sekretaris Daerah, Ketua DPRD, Forkopimda, serta kepala daerah se-Wilawesi.
​Agenda utama dialog ini adalah menjabarkan regulasi berdasarkan Perpres Nomor 141 Tahun 2024 tentang Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, serta Perpres Nomor 149 Tahun 2024 tentang Kementerian Dalam Negeri.

Langkah ini diambil guna memperkuat sinergitas pusat dan daerah demi menyukseskan Program Strategis Nasional (PSN).

Sebagai wilayah yang berada di beranda terdepan NKRI, Bupati Welly Titah memberikan perhatian khusus pada aspek penguatan keamanan dan sinergitas pusat-daerah ini.

“Sinergitas antara pemerintah pusat dan daerah adalah kunci utama, terlebih bagi kami yang berada di wilayah perbatasan langsung dengan negara tetangga. Penguatan keamanan dan percepatan pembangunan di Talaud tidak bisa berjalan sendiri, harus ditopang penuh oleh kebijakan strategis nasional,” tegas Bupati Welly Titah

Melalui partisipasi aktif dalam rangkaian agenda nasional ini, Bupati Kepulauan Talaud berharap dapat mendorong percepatan pembangunan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat stabilitas keamanan di wilayah perbatasan Kepulauan Talaud.(vil)