SiteSulut.com-Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menggelar upacara bendera memperingati Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 yang dipusatkan di Lapangan Gelora Santiago, Senin (4/5/2026).

Momentum ini menjadi tonggak penting dalam merefleksikan kembali pelayanan publik, khususnya di wilayah kepulauan dan berbatasan langsung dengan negara tetangga.

​Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Tendris Bulahari, bertindak langsung sebagai inspektur upacara. Dalam amanatnya, Tendris menegaskan bahwa peringatan Hari Otda kali ini terasa sangat strategis karena menggabungkan tiga agenda penting sekaligus dalam satu kesatuan refleksi dan penguatan komitmen daerah.

​Menurut Tendris, makna sejati dari otonomi daerah bukan sekadar pembagian kewenangan dari pusat ke daerah. Lebih dari itu, Otda adalah sebuah tanggung jawab besar untuk memastikan kehadiran negara melalui pelayanan publik yang prima hingga ke lapisan masyarakat paling bawah.

“Otonomi daerah memiliki makna yang sangat penting. Ini bukan sekadar kewenangan, tetapi merupakan tanggung jawab untuk memastikan pelayanan publik menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang berada di pulau-pulau terluar,” ujar Tendris di hadapan peserta upacara.

​Di sektor pendidikan, Wakil Bupati menyoroti tantangan geografis Sangihe sebagai wilayah kepulauan.

Ia menekankan perlunya peningkatan kualitas pembelajaran melalui pendekatan yang mendalam. Salah satu strategi utamanya adalah mendorong digitalisasi pendidikan agar mampu menjangkau seluruh pulau, demi terciptanya pemerataan akses pendidikan yang berkeadilan.

Di sela-sela sambutannya, Tendris yang mewakili Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sangihe.

Ia memuji dedikasi para abdi negara yang tetap bekerja secara maksimal demi kemajuan daerah.
Menatap agenda politik lokal, Pemkab Sangihe tahun ini tengah disibukkan dengan persiapan Pemilihan Kapitalaung (Kepala Kampung).

Terkait hal tersebut, Tendris memberikan instruksi tegas kepada seluruh jajaran pemerintahan untuk ikut mengawal dan menyukseskan agenda tersebut.

“Saya berharap seluruh jajaran dapat memberikan dukungan penuh agar pelaksanaan pemilihan kapitalaung ini dapat berjalan dengan transparan dan sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku,” tegasnya.

​Usai pelaksanaan upacara, prosesi dilanjutkan dengan penyerahan sejumlah dokumen penting dan bantuan sosial secara simbolis oleh Wakil Bupati.
​Beberapa agenda yang diserahkan dalam momen tersebut meliputi:
• ​Penyerahan Surat Keputusan (SK) Kenaikan Pangkat bagi ASN.
• ​Penyerahan SK Pensiun sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian para purna tugas.
• ​Penyaluran bantuan sosial bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi dan bencana kebakaran.
• ​Penyerahan hadiah kepada para pemenang Festival Lomba Seni dan Sastra yang diikuti oleh sekolah-sekolah se-Kabupaten Sangihe.
​Upacara peringatan Hari Otda ke-30 ini berjalan dengan khidmat dan dihadiri oleh jajaran unsur Forkopimda, pimpinan OPD, serta ratusan pegawai di lingkup Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe.(vil)