SiteSulut.com — Persma 1960 Manado menunjukkan mentalitas baja dalam laga hidup-mati Grup S Putaran Nasional Liga 4 Piala Presiden 2026. Wakil Sulawesi Utara (Sulut) ini sukses menumbangkan tim kuat PSP Padang dengan skor tipis 1-0 pada laga pamungkas fase grup di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Senin (15/6).
Gol tunggal penentu kemenangan ‘Badai Biru’ dilesakkan oleh Riando Subuh saat pertandingan baru berjalan 16 menit.
Kemenangan ini langsung mengubah peta persaingan. Persma yang semula terdampar di posisi ketiga dengan modal satu poin, kini melesat dan memastikan satu tiket ke babak 16 besar setelah mengoleksi 4 poin dari tiga laga.
Sadar hanya kemenangan yang bisa menyelamatkan nasib mereka, Persma Manado langsung tancap gas sejak peluit pertama dibunyikan. Anak-anak Sulut tampil jauh lebih agresif dan menekan dibanding dua laga sebelumnya.
Intensitas serangan Persma akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-16. Riando Subuh sukses menggetarkan jala gawang PSP Padang. Gol ini tak hanya membawa Persma unggul 1-0, tapi juga menjadi gol perdana mereka di babak 32 besar nasional yang langsung mengunci langkah mereka ke fase gugur.
Keberhasilan lolos ke babak 16 besar ini disambut rasa syukur yang mendalam oleh jajaran tim pelatih dan pemain Persma 1960 Manado. Kepada Manadosiana, pelatih kepala Persma 1960, Feryandes Rozialta, mengapresiasi perjuangan seluruh elemen tim.
“Puji syukur kita hari ini bisa menang melawan PSP Padang dan lolos ke 16 besar. Ini adalah hasil kerja keras semua yang terlibat di Persma 1960 Manado,” ujar Feryandes.
Meski merayakan kelolosan, Feryandes mengakui timnya memiliki pekerjaan rumah (PR) yang cukup berat untuk menatap fase berikutnya akibat badai cedera yang menghantam pilar andalan.
“Ke depan kita akan memperkuat setiap lini lagi. Dengan kondisi banyaknya pemain andalan yang cedera, tentu itu menjadi PR buat kita tim pelatih. Tapi tetap bisa kita lewati sampai lolos babak 16 besar,” tambahnya.
Senada dengan sang pelatih, asisten pelatih Persma, Tomas, menekankan bahwa perjalanan mereka sejauh ini tidak dilalui dengan mudah. Namun, fokus mereka kini langsung dialihkan untuk laga di babak berikutnya.
“Ya, puji Tuhan atas kerja kerasnya kami bersama tim. Memang tidak mudah dari awal sampai saat ini kami berjuang, sehingga kami boleh lolos di 16 besar. Kami akan berjuang lagi ke babak berikutnya pada tanggal 19 Juni nanti, terima kasih,” kata Tomas
Rasa emosional dan bangga juga terpancar dari penggawa Persma, Hans. Ia tidak bisa menyembunyikan kebahagiaannya setelah peluit panjang berbunyi.
“Sangat senang sekali, Bang. Pertama-tama mengucap syukurlah kepada Tuhan karena Tuhan bantu kami,” ungkap Hans singkat.
Perjuangan Persma 1960 Manado di Putaran Nasional Liga 4 Piala Presiden 2026 dipastikan berlanjut. Publik sepak bola Sulawesi Utara kini menanti pembuktian berikutnya dari skuat ‘Badai Biru’ pada laga babak 16 besar yang dijadwalkan bergulir 19 Juni mendatang.(Eby)

Tinggalkan Balasan