SiteSulut.com– Bupati Kepulauan Talaud, Welly Titah, menunjukkan komitmen kuatnya dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan utara Indonesia.
Demi memastikan pelayanan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi, Bupati Welly bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud menggelar pertemuan intensif dengan manajemen PT PLN (Persero) Pusat di Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Kedatangan Bupati yang didampingi oleh Sekretaris Daerah Yohanis Kamagi dan Ketua TP-PKK Ny. Henny Titah Hongwijoyo ini diterima langsung oleh Vice President Pengendalian dan Distribusi Sulawesi, Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara, Eko Prihandana.
Pertemuan tersebut khusus membahas langkah cepat penanganan krisis kelistrikan yang selama ini dikeluhkan oleh warga Talaud.
Bupati Kepulauan Talaud, Welly Titah, menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan tinggal diam melihat kendala listrik yang mengganggu aktivitas harian warga.

Ia mengapresiasi kerja keras PLN yang terus berjuang di tengah tantangan geografis wilayah kepulauan terluar.
“Kami memahami betul keluhan masyarakat. Kehadiran kami di PLN Pusat adalah untuk memastikan adanya solusi yang nyata dan berkelanjutan. Poin krusialnya adalah rencana masuknya mesin tambahan pada Agustus 2026. Ini harapan besar kita semua,” ujar Welly.
Bupati juga menegaskan bahwa Pemkab Talaud siap memberikan dukungan penuh, mulai dari regulasi, percepatan administrasi, hingga membantu koordinasi dan edukasi kepada masyarakat terkait pemangkasan pohon yang berada di sekitar jaringan listrik.

“Kami ingin memastikan masyarakat Talaud mendapatkan pelayanan listrik yang semakin baik. Pemerintah daerah akan terus mengawal komitmen PLN ini agar terealisasi sesuai jadwal. Jika listrik andal, maka aktivitas masyarakat, pelayanan publik, sektor pendidikan, kesehatan, dan perekonomian di Kepulauan Talaud akan berjalan optimal,”tuturnya.
Lanjut Bupati, dalam audiensi ini, PLN menyampaikan bahwa mereka sementara berjuang dan terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas layanan listrik di Talaud, mulai dari perbaikan pembangkit, penguatan jaringan distribusi, hingga pemulihan sejumlah mesin yang mengalami gangguan.
“PLN juga menyampaikan rencana penambahan mesin pembangkit yang dijadwalkan mulai masuk pada Agustus 2026 guna membantu mengurangi defisit daya yang masih terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Kepulauan Talaud,”imbuhnya.
Selain itu, berbagai langkah perbaikan jaringan distribusi terus dilakukan, termasuk pemangkasan pohon, penggantian komponen jaringan, serta penguatan infrastruktur kelistrikan di sejumlah wilayah pelayanan.
“Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud menyambut baik komitmen dan langkah-langkah yang dilakukan PLN dalam upaya meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di wilayah perbatasan dan kepulauan,”tuturnya.
“Kami berharap melalui sinergi dan koordinasi yang terus terjalin, pelayanan listrik bagi masyarakat Talaud dapat semakin baik sehingga aktivitas masyarakat, pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, dan perekonomian daerah dapat berjalan lebih optimal,”pungkasnya.(vil)

Tinggalkan Balasan