SiteSulut.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) terus menunjukkan komitmennya dalam memperhatikan masyarakat di wilayah perbatasan dan pulau terluar. Gubernur Sulut, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, S.E., menggelar kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Kepulauan Talaud sekaligus menyalurkan berbagai bantuan, Selasa (20/10).

​Sebelum tiba di Melonguane, rombongan Gubernur bertolak dari Manado dan menyempatkan diri menyambangi Pulau Miangas salah satu pulau terluar di ujung utara Indonesia. Puncak rangkaian kegiatan kunker kemudian dipusatkan di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Kepulauan Talaud di Melonguane.

​Dalam kunjungan strategis ini, Gubernur Yulius didampingi oleh Ketua DPRD Provinsi Sulut, dr. Fransiscus Andi Silangen, Sp.B-KBD, beserta jajaran Kepala Perangkat Daerah Pemprov Sulut.
​
Kedatangan rombongan disambut hangat oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud, yang dihadiri Wakil Bupati, Anisya Bambungan Ketua DPRD Talaud, Engelbertus Tatibi, unsur Forkopimda, para pejabat dan ASN Pemkab Talaud, serta para tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat setempat.

Gubernur Yulius Selvanus menegaskan bahwa Pemprov Sulut berkomitmen penuh memperhatiman wilayah perbatasan dalam agenda pembangunan daerah.

Menurutnya, keberadaan warga di pulau-pulau terluar memiliki peran vital sebagai benteng terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

​”Sejauh apa pun jaraknya, warga di perbatasan tetap menjadi prioritas kami. Kehadiran kami di sini adalah untuk menyerap aspirasi warga secara langsung sekaligus memastikan program-program pemerintah memberikan dampak nyata bagi seluruh masyarakat Sulawesi Utara,” ujar Yulius.
​
Ia menambahkan, masyarakat di pulau-pulau terluar membutuhkan perhatian, pelayanan, dan kesempatan pembangunan yang sejalan dengan masyarakat di wilayah lainnya.

​Dalam kunker tersebut, Pemprov Sulut menyerahkan berbagai bantuan sektoral guna menunjang kebutuhan dasar dan mendorong kesejahteraan warga perbatasan. Bantuan yang disalurkan antara lain; beras cadangan sebanyak 1,5 ton, Handsprayer, pompa air, dan mesin katinting untuk nelayan dan petani, 5 paket perangkat Starlink dan komputer untuk SMA/SMK di wilayah Nanusa, Gemeh, Tampan’Amma, dan Beo, serta bantuan buku dan paket peralatan praktik untuk SLB Tunas Kasih Porodisa, 5 unit kursi roda bagi para lansia.
​
Kunjungan kerja dan penyaluran bantuan ini menjadi bukti nyata kehadiran Pemprov Sulut di garis terdepan Indonesia, khususnya dalam pemerataan pembangunan, dukungan pendidikan berbasis teknologi, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat perbatasan.(vil)