JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud terus bergerak cepat dalam mengoptimalkan potensi kelautan sebagai motor penggerak ekonomi daerah.
Terbaru, Bupati Kepulauan Talaud, Welly Titah, melakukan kunjungan kerja strategis ke kantor Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia di Jakarta, Kamis (16/4/2026).

Pertemuan tersebut difokuskan pada pembahasan penguatan sektor perikanan tangkap di Bumi Porodisa.
Tidak sendirian, Bupati Welly Titah turut didampingi oleh jajaran Komisi II DPRD Kabupaten Talaud guna memastikan adanya sinergi yang kuat antara eksekutif dan legislatif dalam mengawal aspirasi masyarakat nelayan.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati menyampaikan dua poin penting yang menjadi kebutuhan mendesak bagi daerah.
Pertama, Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, sebuah konsep kawasan nelayan terpadu yang diharapkan mampu meningkatkan standar hidup dan produktivitas nelayan di wilayah perbatasan.
Kedua, Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2027 permohonan dukungan anggaran pusat untuk percepatan pembangunan infrastruktur perikanan di Talaud.
“Sebagai wilayah perbatasan yang memiliki kekayaan laut luar biasa, Talaud membutuhkan dukungan berkelanjutan dari Pemerintah Pusat. Kami ingin memastikan sektor perikanan kita berkembang optimal sehingga dampaknya benar-benar dirasakan oleh kesejahteraan nelayan lokal,” ujar Welly Titah.
Menurut Welly Titah, Kabupaten Kepulauan Talaud memiliki posisi geopolitik dan geo ekonomi yang strategis.
Dengan garis pantai yang luas, penguatan infrastruktur dan sarana prasarana perikanan menjadi kunci utama agar potensi tersebut tidak sekadar menjadi angka, melainkan menjadi nyata dalam bentuk pertumbuhan ekonomi.
“Melalui sinergi yang terbangun antara Pemerintah Daerah dan KKP RI, diharapkan usulan-usulan tersebut dapat segera terealisasi. Dan menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam membangun dari pinggiran, demi kemajuan daerah dan kesejahteraan seluruh masyarakat Talaud,”pungkasnya.(vil)

Tinggalkan Balasan