MELONGUANE – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud memastikan bahwa layanan telekomunikasi dan internet di seluruh wilayah Talaud tetap berjalan normal.

Meskipun saat ini sedang berlangsung perbaikan infrastruktur kabel bawah laut pada jalur (link) Tahuna – Melonguane, stabilitas akses komunikasi di Bumi Porodisa dipastikan tidak terganggu.

Bupati Kepulauan Talaud, melalui Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik, Sthela F. Bentian, S.Si, M.Si, menjelaskan bahwa tidak adanya dampak signifikan ini disebabkan oleh skema jaringan serat optik (fiber optic) yang sudah menggunakan sistem ring atau jalur melingkar.

​”Masyarakat tidak perlu khawatir karena pasokan bandwidth ke Melonguane tetap aman melalui jalur arah Halmahera – Morotai – Melonguane. Jadi, meskipun jalur yang menuju Tahuna-Siau sedang dalam perbaikan, koneksi kita tidak terputus,” ujar Sthela.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tetap tenang dan bijak dalam menyaring informasi yang beredar.

Pemerintah Daerah berkomitmen untuk terus memantau stabilitas layanan publik, terutama sektor digital.

Hal ini dilakukan demi memastikan:
• ​Aktivitas Perkantoran tetap berjalan lancar.
• ​Pelayanan Publik tidak terhambat.
• ​Kegiatan Ekonomi Masyarakat yang berbasis internet tetap produktif.

Berdasarkan data teknis yang diterima dari Bakti Komdigi, gangguan justru dirasakan di wilayah tetangga yang jalur distribusinya bergantung pada koneksi dari Melonguane.

Berikut adalah wilayah yang mengalami kendala:
• ​Kabupaten Kepulauan Sitaro (Ondong Siau)
• ​Kabupaten Kepulauan Sangihe (Tahuna)

Kedua wilayah tersebut terdampak karena selama ini mengambil pasokan jaringan yang diteruskan dari Melonguane.

Dengan adanya perbaikan pada jalur penghubung tersebut, distribusi data ke arah Siau dan Tahuna mengalami hambatan, sementara titik pusat di Melonguane tetap berfungsi normal.(vil)