SiteSulut.com-Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud, Welly Titah, bergerak cepat untuk melakukan penguatan sektor kesehatan di ujung utara NKRI.
Didampingi Wakil Bupati Anisya Bambungan, Welly melakukan audiensi langsung dengan jajaran Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI di Jakarta, Rabu (15/4/2026).
Rombongan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud ini diterima langsung oleh Wakil Menteri Kesehatan RI, Benjamin Paulus Octavianus.
Pertemuan strategis tersebut difokuskan pada upaya peningkatan kualitas fasilitas kesehatan yang ada di beranda utara Indonesia tersebut.
Dalam audiensi tersebut, Welly menekankan pentingnya dukungan pusat untuk penguatan berbagai tingkatan fasilitas kesehatan di Talaud, mulai dari Rumah Sakit Bergerak (RSBT), Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Rumah Sakit Pratama, hingga jaringan Puskesmas di pelosok desa.
Sebagai daerah yang terdiri dari gugusan kepulauan, akses kesehatan yang mumpuni menjadi tantangan sekaligus prioritas utama bagi kepemimpinan Welly-Anisya.
“Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan menjadi prioritas utama kami. Tujuannya agar masyarakat di Talaud, termasuk yang berada di wilayah terpencil, bisa mendapatkan layanan yang lebih baik dan merata,” ujar Welly Titah.
Lewat pertemuan ini diharapkan melahirkan sinergi kuat antara kebijakan pusat dan kebutuhan riil di lapangan.
“Dengan dukungan Kemenkes, Pemkab Talaud optimistis transformasi layanan kesehatan dapat segera dirasakan manfaatnya secara nyata oleh masyarakat,”ungkapnya.
Senada dengan Bupati, Wakil Bupati Anisya Bambungan menambahkan bahwa peningkatan layanan kesehatan tidak hanya soal bangunan fisik, tetapi juga kesiapan tenaga medis dan kelengkapan fasilitas penunjang.
Menurut Anisya, penguatan RS Pratama dan Puskesmas sangat penting mengingat jarak antar pulau yang cukup menantang di Talaud.
“Kami berharap Kemenkes dapat memberikan dukungan, tidak hanya dalam sarana prasarana, tetapi juga pendistribusian alat medis dan penguatan SDM kesehatan. Kita ingin warga di pulau-pulau kecil tidak perlu jauh-jauh lagi untuk mendapatkan penanganan medis dasar hingga menengah,” tegas Anisya.
Benjamin Paulus Octavianus menyambut baik inisiatif tersebut dan berkomitmen untuk meninjau kebutuhan kesehatan di wilayah perbatasan demi menjamin kesejahteraan warga di garda terdepan NKRI.(vil)

Tinggalkan Balasan