MANADO – Ketua DPD I Partai Golongan Karya (Golkar) Sulawesi Utara terpilih, Michaela Elsiana Paruntu (MEP), mulai memberikan gambaran mengenai komposisi struktur kepengurusan partai di bawah kepemimpinannya.

Dalam keterangannya, MEP menegaskan bahwa penentuan posisi strategis akan diputuskan melalui mekanisme organisasi yang berlaku.

Saat ini, pihaknya masih fokus menyelesaikan agenda administrasi pasca-pemilihan sebelum melakukan pertemuan intensif dengan tim formatur.

“Untuk posisi-posisi jabatan, kita memiliki tim formatur. Kami akan segera bertemu untuk menyusun struktur kepengurusan ini bersama-sama,” ujar MEP.

​Saat dimintai keterangan mengenai siapa saja yang bakal mengisi kursi strategis di tubuh Golkar Sulut, MEP menekankan bahwa, yang pasti orang-orang yang loyal pada partai lah yang akan dipakai. Karena kita kan mau besarkan partai.

“Kalau bocoran-bocorannya, ya yang pasti orang-orang yang loyal pada partai lah yang akan dipakai. Karena kita kan mau besarkan partai,” ujar MEP.

​MEP yang juga Wakil Ketua DPRD Sulut  menambahkan bahwa kader-kader yang telah berjuang bersama sejak awal akan mendapatkan perhatian khusus dalam struktur kepengurusan nanti.

“Iya, yang pasti yang bersama-sama dari awal dengan saya tentu ada prioritas,” tambahnya singkat.

​Menurut MEP, meski ada skala prioritas, MEP memastikan bahwa semangat rekonsiliasi dan kebersamaan tetap menjadi landasan utama dalam membangun Golkar Sulut ke depan.

Baginya, tidak ada sekat bagi kader yang ingin berdedikasi.

“Kalau mengenai rangkul-merangkul, ya kita namanya satu partai kita saling rangkul kok. Enggak mungkin enggak. Cuma yang pasti kita akan berikan yang terbaik,” tutup srikandi partai berlambang pohon beringin tersebut.(vil)