SiteSulut.com – Aksi nyata solidaritas kemanusiaan ditunjukkan oleh sejumlah organisasi kemahasiswaan di Kota Manado, Sulawesi Utara.
Mengatasnamakan Aliansi Peduli Sangihe, para relawan mahasiswa turun langsung ke jalan menggelar aksi penggalangan dana demi membantu masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe yang menghadapi potensi ancaman bencana dari aktivitas Gunung Awu.

Aksi sosial ini dipusatkan di titik strategis Kota Manado, tepatnya di kawasan Bundaran SPBU Sario. Dengan penuh semangat, para mahasiswa menyapa warga serta pengguna jalan yang melintas untuk mengetuk pintu hati mereka agar berkenan menyisihkan sebagian rezeki bagi warga di Kepulauan Sangihe.
Penanggung jawab aksi yang juga menjabat sebagai Ketua GMKI Cabang Manado Komisariat Solafide, Rhama Losoh, memimpin langsung jalannya penggalangan dana di lapangan.
Rhama Losoh menyampaikan bahwa aksi ini bukan sekadar pengumpulan donasi materiil semata, melainkan wujud kepedulian bersama terhadap kondisi kebencanaan yang dapat mengancam keselamatan dan kehidupan warga di Sangihe.
“Melalui aksi ini, kami ingin menegaskan bahwa masyarakat Kepulauan Sangihe tidak berdiri sendiri. Kami berupaya membangun kesadaran kolektif bahwa menghadapi ancaman bencana merupakan tanggung jawab kemanusiaan bersama yang membutuhkan kepedulian serta semangat gotong royong,” ujar Rhama di sela-sela aksi.
Lanjut Rhama, di tengah padatnya arus lalu lintas Kota Manado, para mahasiswa dengan gigih menyampaikan pesan-pesan solidaritas.
“Kepedulian dari masyarakat Manado, sekecil apa pun sumbangsihnya, diharapkan mampu menguatkan mental dan moral warga Sangihe yang berada di wilayah berpotensi bencana,”ungkapnya.
Menurutnya, aksi penggalangan dana ini sekaligus menjadi wadah bagi para mahasiswa untuk mengaktualisasikan peran sosialnya secara langsung di lapangan.
“Semangat pelayanan dan pengabdian tidak hanya digaungkan di ruang-ruang kuliah maupun diskusi internal organisasi, tetapi juga diwujudkan lewat aksi nyata di tengah masyarakat,”tuturnya.
Aliansi Peduli Sangihe terus mengimbau dan mengajak seluruh elemen masyarakat Sulawesi Utara untuk mempererat tali persaudaraan.
“Dari Manado untuk Sangihe, dari kepedulian yang diubah menjadi aksi nyata, bersama-sama saling menguatkan dalam menghadapi setiap situasi sulit,”pungkas Rhama.(vil)
Adapun organisasi yang menginduk dalam Aliansi Peduli Sangihe ini meliputi:
• GMKI Cabang Manado Komisariat Solafide IAKN Manado
• Tim Relawan Bencana Komisariat Solafide IAKN Manado
• BEM Fakultas Teologi IAKN Manado
• BEM Fakultas Ilmu Pendidikan Kristen IAKN Manado
• BEM Ilmu Sosial dan Keagamaan IAKN Manado
• HIMAPRO Teologi IAKN Manado
• Rukun Taroda Wanua’u IAKN Manado

Tinggalkan Balasan