SiteSulut.com-Komitmen Christiany Eugenia Paruntu (CEP) untuk membantu warga terdampak gempa di Sulawesi Utara terus dibuktikan secara nyata.
Melalui sinergi pusat dan daerah, ratusan paket sembako kembali disalurkan bagi warga di Kecamatan Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan, Minggu (26/4/2026).
Penyaluran bantuan menyasar warga di tiga titik utama, yakni Kelurahan Lewet, Kelurahan Ranoyapo, dan Kelurahan Buyungon.
Aksi sosial ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Minsel dari Fraksi Partai Golkar, Ezekiel Paruntu Stuart (EPS).
Kehadiran Ezekiel di tengah pemukiman warga disambut dengan antusiasme tinggi.
Satu per satu paket sembako diserahkan secara langsung sebagai bentuk kepedulian CEP, yang saat ini menjabat sebagai anggota Komisi VI DPR RI Dapil Sulut.
Ezekiel menegaskan bahwa bantuan ini merupakan murni bentuk empati Ibu CEP untuk meringankan beban masyarakat Minsel yang terdampak bencana.
“Ini amanah dari Ibu CEP untuk warga Amurang. Beliau menitipkan salam hangat. Pesan Ibu CEP sangat jelas: bantu masyarakat tanpa pandang bulu,” ujar Ezekiel di sela-sela pembagian bantuan.
Aksi sosial ini bukanlah yang pertama. Pasca-gempa melanda, CEP tercatat telah menyebar ribuan paket bantuan ke berbagai sektor, mulai dari warga umum, sekolah, rumah ibadah, hingga menyentuh warga binaan di Lapas dan Rutan di Sulawesi Utara.
Ezekiel menjelaskan, pelibatan kader partai di daerah bertujuan agar bantuan bisa terdistribusi dengan cepat dan tepat sasaran. Ia juga memastikan bahwa gerakan ini akan terus berlanjut.
”Ini baru tahap awal. Ibu CEP berkomitmen mengawal pemulihan Sulawesi Utara sampai tuntas. Partai Golkar Minsel akan terus menjadi jembatan kebaikan untuk masyarakat,” tambahnya.
Politik sebagai Sarana Melayani
Sinergi antara CEP di tingkat pusat dan EPS di tingkat daerah ini menjadi bukti nyata bahwa politik sejatinya adalah instrumen untuk melayani masyarakat, terutama di masa-masa sulit pasca-bencana.
Bantuan sembako ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi dapur warga Amurang.
Lewat tangan Ezekiel, pesan kepedulian Christiany Eugenia Paruntu pun tersampaikan: bahwa warga Minsel tidak sendirian dalam menghadapi masa pemulihan.(vil)

Tinggalkan Balasan