SiteSulut.com Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe terus berkomitmen untuk memperluas akses lapangan kerja bagi masyarakatnya.

Melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) yang bekerja sama dengan Politeknik Negeri Nusa Utara (Polnustar), Pemkab Sangihe menggelar bursa kerja atau Job Fair 2026 yang dipusatkan di Gedung Polnustar pada Rabu (13/5).

Kegiatan ini menjadi jembatan langsung yang mempertemukan para pencari kerja dengan berbagai perusahaan dan perekrut. Langkah nyata ini diambil pemerintah daerah untuk membuka keran informasi lowongan kerja secara transparan, baik untuk penempatan dalam negeri maupun luar negeri.

​Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kepulauan Sangihe, Femmy Montang, menjelaskan bahwa penyelenggaraan Job Fair tahun ini didasarkan pada sejumlah payung hukum yang kuat.

Di antaranya adalah Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, serta Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia.

“Lewat kegiatan ini, pencari kerja dipertemukan dengan perusahaan pengguna tenaga kerja secara langsung. Kami ingin memberikan akses informasi peluang kerja sekaligus mempersiapkan generasi muda memasuki dunia kerja,” ujar Femmy Montang.

​Femmy menambahkan, agenda tahunan ini juga memiliki misi besar untuk mendongkrak daya saing lokal.

“Melalui Job Fair juga dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam mendukung upaya pemerintah menekan angka pengangguran,” sambungnya.

​Apresiasi tinggi datang langsung dari Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari. Ia menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah bersinergi menyukseskan acara ini.

“Ini bentuk nyata perhatian pemerintah daerah terhadap pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan produktif,” tegas Michael.

Bupati yang dikenal dengan gaya kepemimpinan milenial ini memastikan, Pemkab Sangihe tidak akan absen dalam mendukung kemajuan dunia pendidikan dan peningkatan kualitas tenaga kerja lokal. Upaya ini, kata dia, merupakan agenda berkelanjutan.

“Tahun lalu kita juga telah melaksanakan kegiatan serupa di Pendopo Rumah Jabatan Bupati, dan tahun 2026 ini kembali dilaksanakan,” tuturnya.

Michael menilai, di tengah ketatnya persaingan global, tantangan generasi muda akan semakin berat. Oleh karena itu, Job Fair hadir sebagai solusi konkret.

“Kegiatan Job Fair sangat penting dalam membuka peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat, terlebih bagi generasi muda dalam persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif,” tambah Michael.

​Sementara, Direktur Politeknik Negeri Nusa Utara, Ferdinand Gansalangi, turut mengacungi jempol kolaborasi apik antara Pemkab Sangihe dan institusi yang dipimpinnya.

Menurutnya, ini adalah wujud nyata link and match antara dunia pendidikan dan sektor industri.

“Kegiatan tersebut menjadi bentuk sinergitas antara pemerintah dan dunia pendidikan dalam membuka peluang kerja bagi masyarakat,” kata Ferdinand.

Ferdinand membeberkan bahwa program bersama ini terbukti memberikan dampak positif yang signifikan sejak pertama kali digulirkan.

“Kegiatan ini sudah berlangsung sejak tahun lalu, dan dampaknya sudah sangat luar biasa,” pungkasnya.(vil/*)