JAKARTA – Dalam upaya mempercepat transformasi ekonomi masyarakat pesisir, Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, melakukan audiensi strategis dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI di Jakarta, Kamis (26/02/2026).
Bertempat di Ruang Rapat Nelayan 1, Gedung Mina Bahari II, kehadiran Bupati disambut langsung oleh Sekretaris Direktorat Jenderal (Sesditjen) Perikanan Tangkap, Ridwan Mulyana.
Dalam pertemuan tersebut, agenda utama yang diusung adalah pengajuan proposal pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih serta optimalisasi sarana prasarana perikanan di wilayah perbatasan.
Pemerintah Kabupaten Sangihe secara resmi mengusulkan Kelurahan Santiago, Kecamatan Tahuna, sebagai lokasi proyek percontohan tersebut.
”Proposal telah diterima dengan baik oleh Bapak Ridwan Mulyana selaku Ketua Satgas Kampung Nelayan Merah Putih TA 2026. Data usulan kita juga sudah masuk dalam sistem pendaftaran resmi di Sesditjen,” ujar Kepala Dinas Perikanan Sangihe, Muchaerani Labora.
Sebagai tindak lanjut, pihak KKP RI direncanakan akan segera menurunkan tim ke lapangan. Muchaerani menambahkan bahwa Sesditjen meminta Pemkab Sangihe bersiap menyambut jadwal survei lokasi yang akan dilakukan oleh Tim Kerja KKP RI dalam waktu dekat guna memverifikasi kelayakan lapangan.
Selain fokus pada Kampung Nelayan, Bupati Thungari juga menyampaikan evaluasi kritis terkait dukungan pusat.
Ia menekankan bahwa dalam satu tahun terakhir, sektor perikanan Sangihe memerlukan intervensi lebih besar dari KKP RI, terutama terkait bantuan sarana dan prasarana perikanan yang sempat masif pada tahun-tahun sebelumnya.
“Langkah ini diharapkan mampu menghidupkan kembali gairah ekonomi nelayan di beranda utara NKRI melalui bantuan alat tangkap dan fasilitas pendukung lainnya yang lebih modern,”pungkasnya.(vil)
Dalam kunjungan kerja ini, Bupati turut didampingi oleh, Marvein Hontong (Wakil Ketua DPRD Sangihe) Johanis Pilat (Asisten I), Muchaerani Labora (Kepala Dinas Perikanan) dan Ronald Lumiu (Kepala Dinas Kominfo).(vil)

Tinggalkan Balasan