SiteSulut.com-Bupati Kabupaten Talaud, Welly Titah dan Ketua DPRD, Engelbertus Tatibi, terlihat kompak mengunjungi Kementerian Perhubungan.
Kedatangan kedua pimpinan low profile ini untuk melakukan audiensi dengan Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Selasa (12/8/2025) di Jakarta.
Mereka terlihat kompak membawa aspirasi warga perbatasan, terutama di pulau-pulau terpencil yang berbatasan langsung dengan Filipina.
Bupati Welly Titah mengungkapkan, maksud kedatangan kami ini untuk mengusulkan penambahan satu unit kapal penyeberangan Ferry/Roro berkapasitas 1500 Gross Tonnage (GT) demi mendukung kebutuhan transportasi di wilayah perbatasan, khususnya Pulau Miangas dan Nanusa.
“Usulan ini bertujuan untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi pasokan pangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kepulauan Talaud, yang merupakan salah satu daerah terluar Indonesia,”ungkapnya.
Lanjut, kami melihat kebutuhan mendesak akan armada kapal yang memadai untuk menunjang kehidupan masyarakat, khususnya di Miangas dan Nanusa.
“Kapal Ferry/Roro 1500 GT ini diharapkan dapat menjamin kelancaran transportasi, distribusi logistik, dan memperkuat ekonomi lokal,”imbuhnya.

Sementara, Ketua DPRD Talaud Engelbertus Tatibi mengatakan, kami mendorong langkah Pemerintah Daerah melobi pemerintah pusat untuk penambahan armada kapal ferry penyebrangan.
“muda mudahan semua dilancarkan, lewat penambahan armada ini bisa menjangkau kebutuhan warga yang ada di pulau-pulau terluar,”ujarnya.
Menurut Tatibi, ini bagian dari komitmen kami demi kepentingan rakyat dan akan menjadi solusi strategis untuk mengatasi tantangan mobilitas warga, terutama di pulau-pulau terpencil yang berbatasan langsung dengan Filipina.
Sekretaris Daerah Yohanis Kamagi menekankan pentingnya sinergi dengan pemerintah pusat untuk mewujudkan usulan ini demi kesejahteraan masyarakat Talaud.
“Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan kementerian terkait guna memastikan kebutuhan transportasi masyarakat terpenuhi,”kata Sekda turut mendampingi.
Ia menambahkan, pertemuan dengan Menteri Perhubungan ini diharapkan dapat mempercepat realisasi usulan tersebut, sekaligus memperkuat posisi Kepulauan Talaud sebagai garda terdepan pembangunan maritim dan ekonomi di Indonesia timur,
Sedangkan, Kepala Dinas Perhubungan Leida Dachlan memaparkan bahwa kapal Ferry/Roro berkapasitas 1500 GT mampu mengangkut lebih banyak penumpang dan barang dibandingkan armada yang ada saat ini, sehingga dapat mengurangi risiko overkapasitas.
“Kapal ini akan meningkatkan keamanan dan kenyamanan transportasi laut, sekaligus mendukung konektivitas maritim di wilayah kepulauan,”pungkasnya.(vil)