SiteSulut.com- Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Partai Golkar, Christiany Eugenia Paruntu, melakukan kunjungan pengawasan mendadak (sidak) ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan agen LPG 3 kg bersubsidi di Kota Manado, Senin (11/5/2026).

Langkah ini diambil untuk memastikan pelayanan energi bagi masyarakat Sulawesi Utara berjalan transparan dan tepat sasaran.

Dalam pantauannya di lapangan, srikandi beringin yang akrab disapa Tetty Paruntu ini menyoroti sejumlah isu krusial, mulai dari stabilitas harga hingga kendala teknis dalam pendistribusian BBM dan gas melon.

​Salah satu fokus utama dalam sidak ini adalah pengawasan Harga Eceran Tertinggi (HET) di tingkat agen LPG 3 kg bersubsidi.

CEP yang juga Mantan Bupati Minahasa Selatan dua periode menegaskan bahwa tidak boleh ada oknum yang bermain harga sehingga memberatkan kantong rakyat kecil.

“Kami memantau langsung penerapan HET untuk mencegah adanya kenaikan harga yang tidak wajar. Distribusi LPG 3 kg ini adalah perhatian serius yang harus segera ditindaklanjuti agar tidak terjadi kelangkaan di masyarakat,” ujar CEP.

​Tak hanya soal gas, Tetty juga terjun langsung melihat kondisi di SPBU. Ia menyerap aspirasi warga yang mengeluhkan panjangnya antrean BBM serta berbagai kendala teknis terkait penggunaan sistem barcode.

Menurutnya, digitalisasi pelayanan memang penting, namun jangan sampai menyulitkan masyarakat di lapangan.

“Nantinya berbagai masukan ini akan dibawa ke tingkat pusat untuk dicarikan solusi bersama mitra kerja terkait,”ucapnya.

​Bagi Tetty, dalam sektor energi harus dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat tanpa diskriminasi.

Ia berkomitmen untuk terus mengawal agar distribusi energi tetap berpihak pada kepentingan rakyat banyak.

“Energi untuk rakyat harus hadir dengan pelayanan yang adil, merata, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat. Kita ingin memastikan sistem yang ada benar-benar memudahkan, bukan malah menghambat,” pungkas CEP yang juga anggota Banggar DPR RI.(vil)