SiteSulut.com – Sosok Christiany Eugenia Paruntu (CEP) kembali menuai apresiasi dari masyarakat Sulawesi Utara.
Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar ini dinilai sebagai figur yang “ringan tangan” dan selalu sigap membantu warga yang sedang kesulitan.
Keberhasilan ini pun langsung memicu gelombang apresiasi dari masyarakat.
Banyak warga menilai, CEP bukan sekadar politisi yang memberi janji, melainkan sosok panutan dan teladan yang selalu hadir saat rakyatnya terdesak.
Aksi nyata terbaru yang menjadi buah bibir adalah keberhasilan CEP memfasilitasi kepulangan tiga warga negara Indonesia (WNI) asal Minahasa Selatan (Minsel) yang sempat tertahan di Kamboja.
Berkat bantuan Ibu CEP, ketiga warga tersebut kini telah kembali ke tanah air dengan selamat dan dapat berkumpul kembali bersama keluarga.
Apresiasi datang dari berbagai kalangan masyarakat di Sulawesi Utara.
Salah satu perwakilan keluarga korban, ia mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas bantuan mantan Bupati Minsel dua periode tersebut.
“Kami sempat putus asa memikirkan nasib keluarga kami di Kamboja. Tapi begitu sampai ke telinga Ibu Tetty (CEP), beliau langsung bergerak cepat tanpa banyak alasan. Ibu CEP memang dikenal ringan tangan dan selalu membantu siapa saja yang kesusahan. Terima kasih banyak, Ibu,” ungkap salah satu warga Minsel dengan nada haru.
Senada dengan hal itu, Christy mengungkapkan, aksi Ibu CEP ini merupakan bentuk kepemimpinan yang nyata dan tidak berjarak dengan rakyat.
“Ibu CEP itu orangnya baik tidak tebang pilih. Kalau ada warga Sulut yang butuh bantuan, beliau pasti pasang badan. Itu yang membuat kami selalu salut dan bangga punya anggota dewan yang mengerti dengan nasib konstituennya,”tuturnya.
Meski sukses membawa pulang warga Sulut, CEP memberikan peringatan keras kepada masyarakat, terutama generasi muda, agar tidak mudah terjebak dalam sindikat penipuan tenaga kerja internasional.
“Saya meminta masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan di luar negeri dengan iming-iming gaji besar, khususnya ke negara seperti Kamboja,” ujar CEP.
CEP juga mengingatkan agar setiap informasi lowongan kerja diverifikasi melalui jalur resmi pemerintah. Prosedur yang benar adalah kunci keselamatan bagi para pejuang nafkah di luar negeri.
“Jangan mudah tergiur janji manis tanpa kejelasan. Keselamatan dan masa depan Anda jauh lebih berharga dibandingkan iming-iming angka yang tidak masuk akal,” tegasnya.
Di akhir pernyataannya, CEP mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian sosial.
Menurutnya, proteksi terbaik bagi warga adalah saling mengingatkan satu sama lain agar tidak ada lagi yang jatuh ke lubang yang sama.
“Mari kita saling mengingatkan dan melindungi, agar tidak ada lagi saudara-saudara kita yang menjadi korban,”pungkasnya.
Aksi cepat tanggap ini semakin memperkuat citra CEP sebagai wakil rakyat yang tidak hanya duduk di balik meja, tetapi benar-benar hadir saat warga Sulawesi Utara membutuhkan pertolongan darurat di perantauan.(vil)

Tinggalkan Balasan