SiteSulut.com – Ketua DPD Partai Golkar Sulawesi Utara (Sulut), Michaela Elsiana Paruntu (MEP), menegaskan seluruh pengurus dan kader di wilayahnya tetap solid serta tegak lurus mengawal kepemimpinan Ketua Umum Bahlil Lahadalia.

​MEP meminta seluruh kader dan simpatisan partai berlambang pohon beringin di Bumi Nyiur Melambai untuk tidak terprovokasi oleh isu-isu liar yang beredar di media sosial.
​
“Golkar Solid, Golkar Kuat, Golkar Tetap Satu! Golkar Sulut Paten!” tegas MEP.

​Penegasan ini disampaikan MEP merespons maraknya poster digital di media sosial yang mengembuskan isu Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar.

Setelah berkoordinasi langsung dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP), MEP memastikan kabar tersebut murni informasi bohong.
​
“Saya dan semua kader Partai Golkar Sulut akan tegak lurus bersama Ketum Bahlil Lahadalia. Saya ingin memastikan kepada seluruh kader dan masyarakat bahwa isu Munaslub itu 1.000 persen hoaks,” kata MEP.

​Ia menuding ada pihak luar yang sengaja ingin mengusik soliditas internal partai. Padahal, menurutnya, konsolidasi dan kondisi internal Golkar saat ini dalam keadaan sangat baik.
​
“Jangan terpancing isu yang menyesatkan! Mari kita jaga soliditas, persatuan, dan kebersamaan Partai Golkar untuk terus melangkah bersama,” lanjutnya.

Selain meluruskan rumor Munaslub, MEP juga merespons keras berbagai tuduhan negatif yang disematkan kepada Bahlil Lahadalia, termasuk isu keterlibatan dalam aksi penyadapan dan perekaman pembicaraan pihak lain.
​
Ia menegaskan tuduhan tersebut merupakan fitnah keji yang dirancang untuk merusak nama baik Bahlil sekaligus menolak marwah Partai Golkar. justru, menurutnya, Pak Bahlil adalah pihak yang dirugikan dalam situasi ini.
​
“Semua fitnah yang ditujukan kepada Ketum Bahlil Lahadalia sangat tidak berdasar dan 1.000 persen tidak benar. Ketum Bahlil sendiri justru menjadi korban penyadapan,” ujarnya.

​MEP menambahkan, jajaran pengurus pusat seperti Sekretaris Jenderal Muhammad Sarmuji dan Wakil Ketua Umum Ahmad Doli Kurnia telah memberikan klarifikasi resmi untuk membantah spekulasi liar tersebut.

​”Pak Sekjen Sarmuji dan Pak Waketum Ahmad Doli sudah meluruskan bahwa informasi itu keliru dan 100 persen tidak benar. Jadi, semua kader jangan percaya dengan isu ini,” tegas MEP yang juga Wakil Ketua DPRD Sulut.
Di tengah riuhnya isu di tingkat nasional, MEP memastikan mesin politik Golkar di Sulawesi Utara tetap bekerja dan tidak terpengaruh sedikit pun.
Konsolidasi berjenjang terus dilakukan mulai dari tingkat DPD, DPC, hingga ke struktur pengurus ranting.

​Ia menjamin komitmen soliditas ini dipegang erat oleh seluruh kader di 15 kabupaten/kota se-Sulawesi Utara.

​”Untuk Sulut, kita terus lakukan konsolidasi. Dari ujung utara NKRI Talaud hingga Bolaang Mongondow Utara, kita kompak dan tegak lurus bersama Ketum Bahlil Lahadalia,” pungkasnya.(vil)