SiteSulut.com — Laut bukanlah pemisah, melainkan pemersatu dan urat nadi kehidupan yang kedaulatannya wajib dijaga hingga titik darah penghabisan.

Hal ini disampaikan Bupati Kepulauan Talaud, Welly Titah, pada prosesi sakral upacara Tabur Bunga di Pelabuhan Melonguane, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

​Di tengah riuh semarak hari kemerdekaan, suasana khidmat menyelimuti Pelabuhan Melonguane.

Bupati Talaud, Welly Titah, bersama Wakil Bupati, Ketua DPRD, jajaran Forkopimda, Pimpinan Organisasi Wanita, Sekretaris Daerah, hingga barisan TNI-Polri berdiri tegap menggelar upacara sakral Tabur Bunga di laut.

​Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Melonguane, Letkol Laut (P) Zunaidy Syah Sanggel, S.H., bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara untuk memimpin penghormatan tertinggi kepada para pejuang bangsa.

​Prosesi ini menegaskan bahwa diplomasi dan rasa hormat tak boleh luntur oleh masa. Setiap kelopak bunga yang hanyut di perairan Melonguane melambangkan harumnya jasa para pahlawan yang telah gugur mempertahankan kedaulatan Indonesia.

​”Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud penghormatan dan doa kami yang terdalam. Kelopak bunga yang kami taburkan adalah simbol bahwa jasa dan pengorbanan para pahlawan akan selalu harum, tak lekang oleh gelombang zaman,” tegas Bupati Welly Titah.

Ia menegaskan bahwa momentum peringatan kemerdekaan di batas utara Nusantara ini harus menjadi semangat bagi seluruh masyarakat Bumi Porodisa untuk terus menjaga kedaulatan NKRI.

“Laut ini adalah warisan sekaligus benteng pertahanan kita. Tugas kita hari ini bukan lagi memegang senjata, melainkan melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan membuktikan bahwa daerah perbatasan adalah serambi depan bangsa yang maju, tangguh, dan berdaulat penuh,” tegas Bupati Welly Titah usai melarungkan bunga di perairan Melonguane.

​Melalui momentum bersejarah ini, masyarakat Bumi Porodisa diajak untuk terus mewarisi ketangguhan dan jiwa pantang menyerah para pejuang.

“Mari kita warisi ketangguhan dan semangat juang para pahlawan untuk terus membangun dan menjaga kedaulatan di beranda paling utara NKRI. Merdeka!,”pungkasnya.(vil)