SiteSulut.com – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Sulawesi Utara resmi menyatakan persetujuan agar Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD Provinsi Sulut Tahun Anggaran 2027 dilanjutkan ke tingkat pembahasan selanjutnya.

​Persetujuan tersebut disampaikan oleh anggota DPRD Sulut dari Fraksi PDIP, Berty Kapojos, S.Sos, dalam Rapat Paripurna agenda Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Ranperda APBD 2027.

​Berty menegaskan bahwa, APBD memegang peran sentral dan bukan sekadar dokumen yang memuat angka pendapatan serta belanja daerah.
​
“Fraksi PDI Perjuangan memandang APBD bukan sekadar dokumen yang memuat angka pendapatan dan belanja, tetapi merupakan instrumen utama pemerintah daerah dalam menerjemahkan prioritas pembangunan ke dalam program-program nyata yang dirasakan oleh masyarakat,” ujar Kapojos.

​Meski menyatakan setuju untuk dibahas ke tahap berikutnya, Fraksi PDIP memberikan catatan krusial kepada jajaran eksekutif, khususnya mengenai skema alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD).

​Berty mengingatkan bahwa hasil pembahasan KUA-PPAS Tahun 2027 saat ini masih menggunakan asumsi alokasi TKDD Tahun 2026. Oleh karena itu, pihaknya meminta Pemerintah Provinsi Sulut segera menyiapkan langkah antisipatif.
​
“Pihak eksekutif perlu menyampaikan rencana penyesuaian alokasi setelah TKDD Tahun 2027 keluar, untuk nantinya dibahas kembali bersama-sama dengan DPRD,” tegasnya.

​Di luar catatan anggaran, Fraksi PDIP turut memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian Pemprov Sulut yang berhasil meraih penghargaan Terbaik 1 kategori Akses Penduduk Terhadap Layanan Pendidikan pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Batch 2 Regional Sulawesi Utara oleh Kemendagri di Makassar.

​Momentum tersebut juga dimanfaatkan Berty untuk menyampaikan ucapan Dirgahayu ke-62 Provinsi Sulawesi Utara, sekaligus memberikan selamat ulang tahun kepada Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus (ke-63) dan Wakil Gubernur Sulut Dr. J. Victor Mailangkay (ke-69).

​Mengakhiri pemandangan umum fraksinya, Berty berharap kerja sama antara legislatif dan eksekutif dapat terus terjalin erat demi mewujudkan pembangunan Bumi Nyiur Melambai yang semakin maju, mandiri, dan berkelanjutan.(vil)