SiteSulut.com-Pulau Matutuang di Kecamatan Marore menjadi titik terakhir dalam rangkaian kunjungan kerja Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, Jumat (12/6).
Setelah sebelumnya menyambangi Pulau Kawio dan Pulau Marore, Bupati Michael memastikan bantuan bagi warga terdampak gempa magnitudo 7,7 yang berpusat di Filipina tersalurkan dengan baik hingga ke beranda terdepan NKRI.
Dalam kunjungan ke wilayah yang berbatasan langsung dengan Filipina ini, Bupati Michael tidak datang sendiri. Ia didampingi Wakil Bupati Tendris Bulahari, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala OPD, personel TNI-Polri, serta staf khusus.
Setibanya di Pulau Matutuang, Michael bersama rombongan langsung bergerak cepat meninjau pemukiman warga dan sejumlah fasilitas umum yang mengalami kerusakan. Tak sekadar memantau, ia juga menyerahkan langsung bantuan kepada warga yang terdampak.
Ada momen menarik sekaligus menyentuh saat Bupati berada di Pulau Matutuang. Ketika menggelar pertemuan di wilayah dataran tinggi pulau tersebut, tanpa sekat protokoler yang kaku, Bupati Michael bersama rombongan memilih duduk beralaskan tanah di tengah-tengah masyarakat dan anak-anak sekolah.
“Pemerintah hadir di sini untuk memastikan bahwa kebutuhan dasar seluruh warga yang terdampak bencana dapat terpenuhi dengan baik,” ujar Michael dalam sambutannya di hadapan warga.
Bantuan yang dibawa menggunakan kapal perang KRI Selar tersebut meliputi:
• Tenda penampungan
• Matras, tikar, dan selimut
• Bahan kebutuhan pokok (sembako)
Menariknya, bantuan sembako tidak hanya diberikan kepada warga yang rumahnya mengalami rusak berat, sedang, atau ringan, melainkan juga dibagikan merata kepada warga yang tidak terdampak langsung sebagai bentuk penguatan pangan pascabencana.
Selain logistik, pemerintah daerah juga bergerak cepat membuka layanan pengobatan gratis yang dipusatkan di Pos TNI Angkatan Laut. Di saat yang sama, instansi teknis terkait langsung melakukan pendataan visual dan struktural terhadap rumah-rumah yang rusak. Pendataan ini nantinya akan menjadi dasar utama penyaluran bantuan bahan bangunan.
Di akhir kunjungannya, Michael menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah bahu-membahu membantu warga perbatasan. Mulai dari pihak Korem, Bank SulutGo, BRI, PLN, Pertamina, hingga instansi vertikal lainnya.
”Kehadiran pemerintah daerah, TNI-Polri, bersama KRI Selar yang membawa bantuan ini adalah bukti nyata bahwa negara tidak pernah absen. Negara hadir dan berdiri tegap bersama masyarakat di wilayah perbatasan,” tegas Michael.(ner)

Tinggalkan Balasan