SiteSulut.com– Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Sulawesi Utara (Sulut) resmi mengumumkan tahapan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda).
Keputusan ini dihasilkan melalui Rapat Pleno yang dipimpin langsung oleh Ketua DPD Golkar Sulut, Christiani Eugenia Paruntu (CEP), bertempat di Sekretariat DPD Golkar Sulut, Kamis (9/4/2026).
Dalam rapat tersebut, CEP didampingi oleh Sekretaris DPD Raski Mokodompit, Bendahara DPD Inggried Sondakh, serta Ketua Panitia Musda Feryando Lamaluta.
Sekretaris DPD Golkar Sulut, Raski Mokodompit, menyampaikan bahwa berdasarkan surat keputusan DPP Partai Golkar, pelaksanaan Musda akan digelar dalam waktu dekat.
“Penetapan jadwal Musda sesuai instruksi DPP akan dilaksanakan pada Sabtu, 11 April 2026, pukul 15.30 WITA, berlokasi di Grand Kawanua International Convention (GKIC) Manado,” ujar Mokodompit di hadapan peserta pleno.
Raski mengungkapkan, bagi kader yang ingin bertarung memperebutkan kursi pimpinan DPD Golkar Sulut masa bakti 2026-2031, panitia telah membuka pendaftaran.
“Tanggal pendaftaran dibuka besok, Jumat, 10 April 2026. Pukul 14.00 hingga 22.00 WITA, bertempat di Sekretariat DPD Partai Golkar Sulut,”ucapnya.
Raski yang juga merupakan Anggota DPRD Provinsi Sulut ini merinci komposisi pemegang hak suara dan peninjau yang akan terlibat dalam Musda nanti.
“Dimana peserta pemilik hak suara dari unsur pimpinan Pusat 1 Suara, Demisioner 1 Suara, Dewan Pertimbangan 1 Suara, DPD Kabupaten/Kota 15 Suara (Masing-masing 1 suara), PLT (Kotamobagu, Boltim, Talaud) 3 Suara, Ormas Pendiri terdiri dari (SOKSI, MKGR dan Kosgoro) 1 Suara (Kolektif), Ormas yang Didirikan 1 Suara, Sayap Partai (AMPG & KPPG) 1 Suara. Selain pemilik suara, agenda ini akan dihadiri oleh peninjau dari Fraksi DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Sulut, serta organisasi sayap lainnya seperti Barisan Pemuda Kosgoro 1957 Sulut, Hima Kosgoro 1957, dan Fokusmaker di bawah naungan SOKSI,”jelas Mokodompit.
Dengan ditetapkannya tahapan ini, konsolidasi internal partai berlambang pohon beringin di Sulawesi Utara dipastikan semakin intens jelang pemilihan nakhoda baru untuk periode lima tahun ke depan.(vil)

Tinggalkan Balasan