SiteSulut.com– Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimanfaatkan oleh Anggota Komisi VI DPR RI, Christiany Eugenia Paruntu (CEP), untuk berbagi kepedulian dengan masyarakat Muslim di Sulawesi Utara (Sulut).
Politisi yang akrab disapa Tetty Paruntu ini menyerahkan bantuan hewan kurban berupa sapi ke sejumlah masjid di beberapa wilayah di Bumi Nyiur Melambai.

Adapun masjid yang menerima bantuan hewan kurban tersebut di antaranya:
• Masjid Al Ikhlas Desa Tanamon, Kabupaten Minahasa Selatan
• Masjid Al Muhajirin Desa Sapa, Kecamatan Sinonsayang, Kabupaten Minahasa Selatan
• Masjid Almagfirah Amurang
• Sejumlah masjid di wilayah Kota Bitung.
Menurut CEP, penyaluran hewan kurban ini bukan sekadar rutinitas ibadah, melainkan sebagai bentuk kepedulian nyata sekaligus upaya mempererat kebersamaan dan toleransi antarumat beragama di Sulawesi Utara.
“Esensi Idul Adha adalah tentang keikhlasan untuk saling berbagi dan menguatkan sesama. Di tengah keberagaman Sulawesi Utara, momen seperti ini harus kita jadikan jembatan untuk mempererat tali persaudaraan. Kita semua adalah satu keluarga di Bumi Nyiur Melambai, dan kebahagiaan hari raya ini harus bisa dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” tegas CEP.

Christiany Eugenia Paruntu juga tak lupa menyampaikan ucapan selamat yang penuh kehangatan kepada seluruh umat Muslim.
“Dari lubuk hati yang paling dalam, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H / 2026 kepada seluruh umat Muslim di Sulawesi Utara yang merayakannya. Semoga semangat pengorbanan, keikhlasan, dan kebersamaan senantiasa membawa kedamaian serta keberkahan bagi kita semua,” ujar Tetty Paruntu yang juga anggota Badan Anggaran DPR-RI.
Aksi sosial mantan Bupati Minahasa Selatan dua periode ini mendapat respons positif dari masyarakat.
Para pengurus masjid penerima bantuan menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian yang diberikan oleh Tetty Paruntu.
Mereka berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial seperti ini dapat terus terjaga, khususnya dalam momentum hari besar keagamaan.
Bagi masyarakat Sulawesi Utara, Idul Adha tidak hanya menjadi simbol ibadah dan pengorbanan secara spiritual.
Momentum ini juga dinilai menjadi pilar penting untuk memperkuat solidaritas sosial serta persaudaraan antarwarga di daerah yang memang dikenal sangat menjunjung tinggi nilai toleransi dan kerukunan tersebut.(vil)

Tinggalkan Balasan