SiteSulut.com – Langkah nyata dalam memperjuangkan kebutuhan dasar masyarakat terus ditunjukkan oleh Ketua DPRD Sulawesi Utara, Fransiscus Andi Silangen.

Mulai tahun 2027 mendatang, dipastikan tidak ada lagi wilayah di bumi Nyiur Melambai yang terisolasi dari akses energi.
​
Upaya strategis ini diwujudkan melalui kunjungan kerja langsung ke Direktorat Distribusi Kantor Pusat PT PLN (Persero), baru-baru ini.

Ketua DPRD Sulut, Fransiscus Silangen bersama Komisi III mendesak pemerataan infrastruktur kelistrikan untuk wilayah terpencil dan kepulauan agar masyarakat dapat menikmati aliran listrik penuh selama 24 jam.

​Ketua DPRD Sulawesi Utara, Fransiscus Andi Silangen, menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan listrik bagi masyarakat di wilayah terpencil dan kepulauan merupakan prioritas utama yang harus segera dituntaskan.
​
“Ini adalah bentuk komitmen dan tanggung jawab kami di DPRD Sulut untuk terus mengawal kebutuhan mendasar masyarakat. Listrik adalah hak seluruh warga, khususnya saudara-saudara kita di wilayah kepulauan dan perdesaan terpencil. Kami bersyukur aspirasi yang kami bawa bersama Komisi III mendapat respons positif dari jajaran direksi PLN pusat,” ujar Fransiscus Silangen, didampingi anggota Komisi III DPRD Sulut, Toni Supit dan Haslinda Rotinsulu.
​
Penyampaian aspirasi dari jajaran DPRD Sulawesi Utara tersebut diterima langsung oleh Executive Vice President (EVP) Kelistrikan Desa Ahmad Mustaqir bersama Executive Vice President Operasi Distribusi Sulawesi, Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara Sugeng Widodo.

​Manajemen PLN menyambut baik desakan tersebut dan berkomitmen penuh menuntaskan pemerataan pasokan listrik di Sulawesi Utara sesuai target perencanaan tahun 2027.
​
“Direncanakan pada tahun 2027 tidak ada lagi desa di Provinsi Sulawesi Utara yang tidak berlistrik, dan yang belum 24 jam menjadi 24 jam,” jelas EVP Kelistrikan Desa Ahmad Mustaqir.

​Kepastian ini menjadi angin segar bagi percepatan pembangunan daerah, penguatan roda ekonomi lokal, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir dan perdesaan di Sulawesi Utara.(vil)