TALAUD – Harapan masyarakat Kepulauan Talaud untuk kembali menikmati layanan penerbangan rute Melonguane – Naha – Manado dalam waktu dekat menghadapi tantangan baru.
Meski maskapai Wings Air dijadwalkan mulai beroperasi pada 10 Maret 2026, hingga saat ini dilaporkan belum ada calon penumpang yang melakukan pemesanan tiket.
Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran dari pihak pemerintah daerah terkait keberlangsungan jadwal penerbangan perdana tersebut.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Talaud, Leida Dachlan, mengungkapkan kecemasannya melihat data manifest yang masih kosong untuk keberangkatan perdana tersebut.
“Sampai saat ini belum ada penumpang untuk tanggal 10 Maret. Takutnya kalau tidak ada penumpang, penerbangan bisa dibatalkan,” ujar Leida, baru-baru ini.
Dachlan berharap operasional ini tetap berjalan sesuai rencana guna menjaga konektivitas udara di wilayah perbatasan, namun keterisian kursi menjadi faktor penentu utama bagi pihak maskapai.
Menanggapi isu harga yang sering dianggap mahal, terpantau ada penurunan harga yang cukup signifikan dalam beberapa hari terakhir.
Dari pantauan di platform digital, harga tiket sempat menyentuh angka Rp800 ribuan.
“Kami juga mengimbau masyarakat untuk mengecek harga secara berkala melalui aplikasi pemesanan tiket seperti Traveloka atau platform lainnya,”ujarnya.
Masyarakat juga bisa membeli tiket jauh-jauh hari sebelum jadwal keberangkatan untuk mendapatkan harga promo atau harga terendah.
“Mari kita Memanfaatkan rute ini agar mobilitas antarwilayah semakin lancar dan frekuensi penerbangan tetap terjaga.
Dengan adanya penurunan harga ini, diharapkan minat masyarakat untuk menggunakan moda transportasi udara kembali meningkat sebelum tanggal 10 Maret mendatang,”pungkasnya.(vil)


Tinggalkan Balasan