SiteSulut.con – Suasana Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) di bilangan Kairagi, Kota Manado, tampak berbeda pada Rabu pagi.
Di antara rombongan siswa yang hadir, sosok Anabelle Angouw mencuri perhatian.
Anabelle merupakan putri dari pasangan Wali Kota Manado, Andrei Angouw, dan anggota DPRD Sulut, Irene Golda Pinontoan.
Kehadirannya di gedung cengkih tersebut bukan tanpa alasan. Siswa Manado Independent School (MIS) ini datang bersama rekan-rekan sekolah dan para guru dalam rangka kegiatan Educational Fieldtrip.
Bagi Anabelle, kunjungan ini bukan sekadar studi banding biasa. Gedung wakil rakyat tersebut memiliki ikatan emosional yang sangat kuat dengan keluarganya.
Sang ayah, Andrei Angouw, diketahui pernah mencatatkan sejarah sebagai Ketua DPRD Sulut selama tiga periode sebelum akhirnya terpilih sebagai Wali Kota Manado. Tak hanya sang ayah, ibundanya, Irene Golda Pinontoan, kini juga berstatus sebagai anggota DPRD Provinsi Sulut terpilih.
Kepada para jurnalis yang menemuinya di lokasi, Anabelle tidak dapat menyembunyikan rasa senang dan bangganya. Ia mengaku takjub bisa melihat langsung ruang kerja yang pernah dan sedang ditempati oleh kedua orang tuanya.
“Pasti senang dan bangga sekali ya, bisa melihat langsung ruang kerja Papa dan Mama. Apalagi Papa dulu pernah duduk di meja pimpinan sebagai Ketua DPRD Sulut,” ungkap Anabelle dengan senyum sumringah.
Melihat latar belakang keluarganya yang kental dengan dunia politik, tak heran jika publik penasaran apakah gadis cantik ini akan mengikuti jejak kedua orang tuanya di masa depan.
Namun, ketika disinggung mengenai peluang dirinya terjun ke dunia politik atau menjadi “penerus” dinasti politik orang tuanya, Anabelle memberikan jawaban yang cukup bijak dan merendah.
“Ah, belum terpikir ke situ (dunia politik). Saat ini fokus saya masih belajar karena statusnya masih sebagai siswa. Jadi hal-hal seperti itu belum terpikirkan sama sekali,” ujarnya santai.
Kunjungan edukasi yang diikuti oleh Anabelle dan teman-temannya ini berjalan dengan lancar. Para siswa MIS terlihat antusias mempelajari fungsi legislatif dan melihat langsung bagaimana para wakil rakyat merumuskan kebijakan bagi kemajuan Sulawesi Utara.(vil)

Tinggalkan Balasan