SiteSulut.com – Anggota DPR RI Komisi VI Fraksi Partai Golkar, Christiany Eugenia Paruntu (CEP), turun langsung mengawal penyaluran bantuan pangan beras di Kelurahan Girian Atas dan Girian Indah, Kecamatan Girian, Kota Bitung, Sulawesi Utara, Senin (28/9/2026).

​Aksi turun lapangan ini dilakukan CEP bersama jajaran Perum Bulog Kanwil Sulawesi Utara dan Gorontalo (SulutGo), serta sejumlah anggota DPRD Provinsi Sulut dan DPRD Kota Bitung dari Fraksi Golkar.

Di lokasi, mantan Bupati Minahasa Selatan dua periode ini berbaur dengan warga untuk mengecek langsung kualitas beras serta memastikan proses distribusi berjalan transparan tanpa potongan.
​
“Ini merupakan tugas saya sebagai Anggota DPR RI Komisi VI yang bermitra langsung dengan Bulog, Kementerian Perdagangan, dan BUMN Pangan. Saya tidak mau hanya menerima laporan di atas kertas. Saya harus turun, melihat langsung berasnya sampai atau tidak,” ujar CEP di lokasi kegiatan.

​CEP yang juga anggota Banggar DPR RI menegaskan bahwa program bantuan pangan ini merupakan wujud nyata komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam menjaga ketahanan pangan nasional sekaligus memastikannya tepat sasaran.

​”Ini adalah program Bapak Presiden Prabowo untuk memastikan tidak ada rakyat yang lapar. Angka 21.146 PBP dengan 634 ton lebih ini bukti negara hadir untuk rakyatnya,” jelas CEP.

​Dalam kesempatan yang sama, Wakil Pemimpin Wilayah Kanwil Bulog SulutGo, Mohammad Junaedy, memaparkan data resmi alokasi bantuan untuk wilayah Kota Bitung yang menjadi salah satu daerah penerima pagu terbesar di Sulawesi Utara.
​
“Untuk Kota Bitung total Penerima Bantuan Pangan (PBP) kita sebanyak 21.146 PBP yang tersebar di 8 kecamatan. Dan kuantum pagu atau total beras yang kita siapkan untuk Kota Bitung tercatat sebanyak 634.380 kilogram atau setara 634,3 ton,” kata Junaedy.
​
Ia menambahkan, khusus untuk dua kelurahan yang ditinjau hari ini, penyaluran menyasar sekitar 1.051 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Masing-masing penerima mendapatkan 10 kg beras berkualitas yang telah melewati proses pengawasan ketat. Penyaluran dipastikan akan berlanjut secara bertahap hingga seluruh alokasi tuntas terbagi.

​Menanggapi besarnya kuota tersebut, CEP meminta agar pengawasan distribusi dilakukan secara ekstra ketat di lapangan, sembari mengapresiasi dedikasi tim Bulog SulutGo.
​
“Dengan kuota sebesar ini, saya minta pengawasannya ekstra ketat. Pastikan 1.051 KPM di Girian Atas dan Girian Indah datanya valid dan berasnya betul-betul sampai ke dapur mereka. Saya sangat mengapresiasi Bulog SulutGo yang sudah kerja cepat, kerja keras, dan kerja tulus untuk masyarakat Bitung,” pungkasnya.(vil)