SiteSulut.com – Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Tendris Bulahari, resmi membuka kegiatan seleksi Bakal Calon (Bacalon) Kepala Sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe. Acara tersebut dipusatkan di SMP Negeri 1 Tahuna, Rabu (26/8).

​Dalam arahannya, Tendris menegaskan bahwa posisi kepala sekolah memegang peran kunci yang membutuhkan kompetensi unggul, kapasitas kepemimpinan, integritas moral, serta jiwa inovatif demi memajukan pendidikan di Bumi Tampungang Lawo.

​”Menjadi kepala sekolah harus memiliki kompetensi, kapasitas, integritas, bahkan memiliki kemampuan dalam melihat persoalan pendidikan secara utuh. Terlebih dalam mengambil keputusan harus jujur dan bijaksana, serta mampu membangun kerja sama bahkan berani melakukan terobosan yang inovatif dalam memajukan dunia pendidikan di daerah ini,” tegas Tendris Bulahari.

Tendris membeberkan, sebagai wilayah kepulauan yang bersinggungan langsung dengan negara tetangga, dunia pendidikan di Kabupaten Kepulauan Sangihe menghadapi tantangan geografis dan karakteristik tersendiri.

Masih ada sekolah di pulau terluar dan pelosok yang menghadapi kendala aksesibilitas, keterbatasan sarana prasarana, hingga pemenuhan kebutuhan sumber daya manusia (SDM) tenaga pendidik.

​Melihat kondisi tersebut, daerah sangat membutuhkan sosok kepala sekolah yang pantang menyerah serta mampu menciptakan peluang kemajuan di tengah keterbatasan fasilitas.

Tujuan utama dari seleksi ini adalah untuk menggali potensi kepemimpinan (leadership), mengukur kapabilitas teknis, kesanggupan manajerial, hingga memetakan gaya kepemimpinan para calon.

​Proses seleksi ini diikuti oleh 170 guru yang diwajibkan mengikuti ujian berbasis daring (online test). Adapun rincian peserta seleksi terdiri dari:
• ​Jenjang TK: 5 orang
• ​Jenjang SD: 96 orang
• ​Jenjang SMP: 69 orang
​”Harapan substansial dari seleksi ini bisa menambah wawasan dan pengetahuan, terutama dalam manajerial sebagai seorang kepala sekolah,” tutup Jew W. Adriaan.(vil/*)