SiteSulut.com – Wakil Ketua DPRD Sulawesi Utara (Sulut), Michaela Elsiana Paruntu, menegaskan komitmennya untuk mengawal dan mendukung penuh keberadaan Sekolah Rakyat di Bumi Nyiur Melambai.

Srikandi cantik dari Partai Golkar ini menilai, akses pendidikan yang merata dan terjangkau adalah hak mendasar bagi seluruh lapisan masyarakat.

Perempuan yang akrab disapa MEP ini menyampaikan bahwa program-program yang menyentuh langsung kebutuhan dasar rakyat, terutama di bidang pendidikan, harus menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

​”Pendidikan adalah kunci untuk memutus mata rantai kemiskinan. Oleh karena itu, kita harus memberikan dukungan penuh terhadap Sekolah Rakyat agar anak-anak kita, dari latar belakang apa pun, bisa mendapatkan masa depan yang lebih baik,” ujar MEP kepada media.

​Sebagai figur yang dikenal vokal dalam memperjuangkan aspirasi warga, MEP yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Sulawesi Utara ini memastikan bahwa fraksinya di parlemen akan mengawal kebijakan anggaran yang pro-rakyat. Menurutnya, Golkar berkomitmen hadir di tengah masyarakat melalui kerja-kerja nyata.

“Partai Golkar selalu berkomitmen untuk berada di barisan terdepan dalam memperjuangkan kesejahteraan rakyat. Dukungan terhadap Sekolah Rakyat ini adalah bukti konkrit bahwa kami tidak main-main dengan masa depan generasi muda di Sulawesi Utara,” tegas MEP.

Tak hanya dari kacamata politik, kepedulian MEP terhadap dunia pendidikan juga didasari atas tanggung jawab moralnya sebagai pimpinan kerohanian generasi muda.

MEP yang diketahui juga menjabat sebagai Ketua Komisi Pelayanan Remaja Sinode (KPRS) GMIM ini menekankan pentingnya wadah pendidikan alternatif seperti Sekolah Rakyat dalam membentuk karakter anak muda.

​”Sebagai Ketua Remaja Sinode GMIM, saya melihat langsung bagaimana tantangan generasi muda saat ini. Kehadiran Sekolah Rakyat bukan sekadar soal tempat belajar formal, melainkan ruang bagi anak-anak remaja kita untuk membentengi diri dengan ilmu pengetahuan dan budi pekerti yang baik. Pelayanan gereja dan program kemasyarakatan seperti ini harus berjalan beriringan demi masa depan mereka,” tutur Penatua remaja yang akrab disapa Kak Micha tersebut.(vil)