MANADO – Teka-teki mengenai nakhoda baru DPD I Partai Golkar Sulawesi Utara (Sulut) mulai menemui titik terang.

Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) yang dijadwalkan berlangsung pada 11 April 2026 bertempat di Grand Kawanua Convention Hall, Novotel Manado.

Nama Michaella Elsiana Paruntu (MEP) yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Sulawesi Utara mencuat sebagai calon kuat yang paling diunggulkan.

​Momentum ini menjadi penting bagi partai berlambang pohon beringin di Bumi Nyiur Melambai, mengingat perhelatan ini disebut-sebut bakal dihadiri langsung oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.

Hingga saat ini, arus dukungan dari pemilik suara di tingkat kabupaten dan kota di Sulut tampak mengkristal ke satu nama. MEP, yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPD II Golkar Minahasa Selatan, dinilai berhasil menjaga stabilitas internal partai dan memiliki kedekatan emosional dengan akar rumput.

“Sejauh ini, MEP masih menjadi figur sentral yang diinginkan kader untuk memimpin Golkar Sulut. Konsolidasi di tingkat DPD II menunjukkan arah dukungan yang solid,” ujar salah satu sumber internal Golkar Sulut.


​Kehadiran Bahlil Lahadalia dalam Musda kali ini dipandang bukan sekadar seremonial.

Kedatangan orang nomor satu di Partai Golkar tersebut membawa sinyal kuat mengenai pentingnya posisi Sulawesi Utara dalam peta politik nasional Beringin.

Selain kehadiran Ketum Bahlil, sejumlah jajaran pengurus pusat juga dijadwalkan hadir untuk mengawal jalannya regenerasi kepemimpinan ini.

Jika tidak ada aral melintang, skenario aklamasi bagi MEP terbuka lebar, mengingat belum ada figur lain yang muncul dengan kekuatan dukungan yang setara untuk menantang srikandi Golkar tersebut di forum Musda nanti.(vil)