MANADO – Jemaat GMIM Alfa Omega Kumaraka Dalam merayakan Ibadah Paskah sekaligus memperingati Hari Anak GMIM 2026 dengan penuh khidmat.

Ibadah yang dilaksanakan pada Minggu (5/4/2026) ini dipimpin langsung oleh Ketua Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ) GMIM Alfa Omega Kumaraka Dalam, Pdt. Djois Mewengkang, S.Th.

Dalam khotbahnya, Pdt. Djois menekankan bahwa peristiwa kebangkitan Yesus Kristus adalah sebuah kepastian iman yang telah dirancangkan oleh Allah Bapa bagi umat manusia.

Ia mengajak jemaat untuk merenungkan kembali kedahsyatan peristiwa yang terjadi ribuan tahun silam tersebut.

​Pdt. Djois mengakui bahwa secara logika, peristiwa kebangkitan memang sulit diterima oleh akal sehat manusia.

Namun, ia menegaskan bahwa hal tersebut adalah fakta yang tidak terbantahkan, bukan hasil rekayasa.

“Betapa tidak! Di kuburan itu berjaga-jaga para prajurit Romawi. Maka siapa yang dapat menyaksikan fakta itu bahwa Yesus benar-benar bangkit?” ujar Pdt. Djois di hadapan jemaat.

​Ia juga menyoroti adanya upaya-upaya sistematis di masa lalu untuk mengaburkan fakta kebangkitan dengan menyebarkan narasi bahwa tubuh Yesus dicuri oleh murid-murid-Nya.

​”Pikiran rekayasa itulah yang kemudian terjadi setelah peristiwa kebangkitan itu. Tapi peristiwa kebangkitan bukan hasil rekayasa. Peristiwa itu adalah fakta, tetapi pikiran dari mereka sang pembenci dan menolak Yesus, itulah yang merekayasa situasinya,” tegasnya.

​Menutup khotbahnya, Pdt. Djois memberikan pesan mendalam bagi seluruh jemaat, termasuk anak-anak GMIM yang merayakan hari besar mereka.

Ia mengingatkan agar perayaan Paskah tidak berhenti pada kekaguman intelektual semata.

Menurutnya, rasa takjub dan terpesona atas peristiwa Paskah tidak boleh hanya sebatas pikiran, melainkan harus meresap ke dalam hati dan tercermin dalam tindakan nyata sebagai orang percaya.

Ibadah ini juga menjadi momen spesial bagi anak-anak jemaat. Selain merayakan kemenangan iman melalui Paskah, momentum ini diharapkan dapat menanamkan akar iman yang kuat bagi generasi muda GMIM agar mereka tumbuh dengan keyakinan bahwa Kristus adalah Tuhan dan Juruselamat yang hidup.(vil)