MANADO – Momentum menyambut bulan suci Ramadan kembali dimaknai dengan aksi nyata oleh para jurnalis yang tergabung dalam Forum Wartawan DPRD (Forward) Sulawesi Utara.
Pada Sabtu (07/03/2026), keceriaan pecah saat puluhan wartawan menyambangi Panti Asuhan Darussaadah, Kelurahan Ternate Tanjung, Kecamatan Singkil, untuk menggelar kegiatan Anjangsana dan Buka Puasa Bersama (Bukber).

Kegiatan yang mengusung tema “Meningkatkan Kepedulian, Berbagi Kasih, dan Mempererat Silaturahmi dengan Anak-Anak” ini bukan sekadar agenda seremoni, melainkan wujud empati para awak media di lingkup “Gedung Cengkih” terhadap sesama.
Sekretaris Panitia, Hendra Nabu, menjelaskan bahwa agenda ini merupakan program rutin Forward Sulut. Menurutnya, profesi wartawan tidak boleh membatasi diri hanya pada aktivitas pelaporan berita, tetapi juga harus menyentuh sisi kemanusiaan.
“Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan adik-adik di Panti Asuhan Darussaadah. Kehadiran rekan-rekan wartawan diharapkan memberikan dampak positif dan kasih sayang secara langsung kepada masyarakat,” ungkap Hendra di sela-sela kegiatan.
Kesuksesan acara ini tak lepas dari dukungan berbagai pihak. Hendra secara khusus menyampaikan terima kasih kepada jajaran Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara yang senantiasa mendukung inisiatif sosial Forward.
“Sinergi ini menunjukkan bahwa semangat berbagi adalah tanggung jawab kita bersama. Terima kasih juga kepada pengurus panti yang telah menerima kami dengan tangan terbuka. Semoga bantuan ini membawa keceriaan bagi anak-anak dalam menyambut Ramadan,” tambahnya.
Acara tersebut juga diisi dengan tausiyah singkat yang dibawakan oleh Ustad Suyanto Muarif.
Dalam ceramahnya, ia menekankan bahwa Ramadan adalah madrasah terbaik untuk mengasah kepedulian sosial.
Indahnya berbagi di bulan penuh berkah, kata Muarif, terasa semakin nyata ketika umat Islam berlomba-lomba membantu mereka yang membutuhkan.
“Dari berbagi makanan berbuka puasa hingga memberikan sedekah kepada fakir miskin, setiap kebaikan yang dilakukan membawa kebahagiaan tidak hanya bagi penerima, tetapi juga bagi pemberi. Ramadan mengajarkan bahwa kebahagiaan sejati tidak terletak pada banyaknya harta, melainkan pada kemampuan untuk memberi dengan ikhlas,” ungkapnya.
Kegiatan diakhiri dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada pengurus panti, diikuti dengan sesi foto bersama yang penuh kehangatan.(vil)

Tinggalkan Balasan