SiteSulut.com-Christiany Eugenia Paruntu (CEP) bersiap menuntaskan masa baktinya sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Utara.
Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) yang dijadwalkan berlangsung, Sabtu (11/4/2026), di GKIC Novotel Manado, CEP memberikan pesan menyentuh sekaligus tegas kepada seluruh kader.

Dalam rapat pleno DPD Partai Golkar Sulut, CEP menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan tugas dan tanggung jawab dengan baik.
”Lima tahun ini harapan saya bahwa akan menyelesaikan dengan baik jabatan saya sebagai Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Partai Golkar harus selalu ada bersama rakyat,” ujar CEP, disela sela kegiatan rapat pleno.

Dikatakan CEP, diakhir masa jabatan ini bahwa dirinya tidak mau ada pertentangan bahkan musuh-musuhan.
Dimana, dinamika politik internal yang kerap memanas.
Maka dari itu, saya meminta seluruh kader untuk menjaga etika dan ketertiban selama Musda berlangsung. Ia tidak ingin ada perpecahan di akhir masa jabatannya.
“Saya tidak mau ada pertentangan, saya tidak mau ada musuh-musuhan. Di kader Golkar itu (dinamika) biasa, saya sudah terbiasa dan bisa melewati itu sampai saat ini. Karena Tuhan mengijinkan bahwa saya mampu, saya bisa dan Musda ini ada karena Tuhan menyertai dan membela kita,”ujar CEP yang juga anggota DPR RI dari fraksi partai Golkar.
Salah satu poin penting yang disoroti CEP adalah kehadiran Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, dalam Musda Partai Golkar Sulawesi Utara.
Baginya, kehadiran Pak Ketum merupakan bentuk perhatian khusus bagi Bumi Nyiur Melambai.
“Ini bukti beliau sayang Sulawesi Utara, karena beliau ingin kita semua bersatu untuk membesarkan partai Golkar yang selalu setia hadir bersama rakyat,”tuturnya.
CEP yang juga anggota Badan Anggaran DPR RI menyampaikan terima kasih karena pak Bahlil telah mempercayakannya memimpin hingga akhir masa jabatan tanpa adanya Pelaksana Tugas (Plt).
“Terima kasih pak Ketum sudah mempercayakan saya. Kehadiran Pak Ketua Umum juga dianggap sebagai suntikan semangat bagi kader di daerah,”jelasnya sambil akan membuktikan kepada beliau bahwa kita semua bersatu untuk memperbesar Partai Golkar.
Di akhir penyampaiannya, CEP menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pengurus, kader, jajaran dan simpatisan partai Golkar yang telah mendukungnya selama lima tahun terakhir.
“Pengabdian saya tidak akan berhenti di sini. Terima kasih semua yang sudah bersama saya. Torang masih mo bakudapa terus (kita masih akan terus bertemu) dan pasti torang mo sama-sama dengan Bapak (Ketum), karena saya selalu ada untuk Partai Golkar, pungkas CEP mantan Bupati Minahasa Selatan dua periode.(vil)

Tinggalkan Balasan