SiteSulut.com-Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mengingatkan partai politik (parpol) untuk memperhatikan empat elemen utama dalam proses pemutakhiran data secara berkelanjutan.

Empat elemen krusial tersebut meliputi jumlah pengurus, jumlah anggota, keterwakilan perempuan, serta domisili kantor sekretariat partai.

Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua Bawaslu Sulut, Ardiles Mewoh, saat menghadiri Sosialisasi Pemutakhiran Data Partai Politik secara Berkelanjutan melalui Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) Semester I Tahun 2026 di Aula Kantor KPU Sulut, Kamis (18/6).

Menurut Ardiles, pemutakhiran data yang konsisten akan menjadi modal penting bagi parpol saat menghadapi tahapan verifikasi pada Pemilu mendatang. Sebagai lembaga pengawas, Bawaslu meminta parpol untuk tetap kooperatif dalam memperbarui data mereka.

​”Kami di Bawaslu menjalankan fungsi pengawasan. Karena itu, apabila terdapat perubahan atau pembaruan data partai politik, kami berharap informasi tersebut juga dapat disampaikan kepada Bawaslu sebagai bagian dari proses pengawasan,” ujar Ardiles.

​Pada kesempatan yang sama, Bawaslu Sulut juga memaparkan komitmennya dalam memperkuat komunikasi politik melalui agenda konsolidasi demokrasi. Salah satu sasaran utamanya adalah mendatangi langsung markas-markas parpol di Sulut.

​Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Sulut, Donny Rumagit, mengungkapkan bahwa sejauh ini sudah ada empat parpol yang disambangi oleh jajaran Bawaslu Sulut.

“Saat ini kami sedang gencar melakukan konsolidasi demokrasi, dan parpol menjadi salah satu elemen sasarannya. Sejauh ini, sudah ada empat parpol yang kami sambangi langsung, yaitu PSI, Golkar, Perindo, dan Partai Buruh,” urai Donny di hadapan perwakilan parpol yang hadir.

Donny menambahkan, pihak Bawaslu Sulut sangat terbuka dan siap melanjutkan silaturahmi ke parpol-parpol lainnya di Sulawesi Utara dalam waktu dekat.

​”Tentu kami masih menunggu undangan untuk berkunjung ke parpol lainnya,” pungkas Donny.(vil)