SiteSulut.com-Anggota Komisi VI DPR RI, Christiany Eugenia Paruntu (CEP), menekankan pentingnya penguatan sektor logistik sebagai tulang punggung perekonomian nasional.
Hal ini disampaikannya dalam agenda Sosialisasi Keselamatan Pelayaran serta Edukasi Logistik dan Rantai Pasok Nasional 2026 yang digelar di Manado, Selasa, (17/3/2026).

Bekerja sama dengan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Cabang Manado, kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam kepada masyarakat dan pemangku kepentingan mengenai tata kelola aktivitas pelabuhan yang aman dan efisien.
Dalam sambutannya, politikus yang akrab disapa CEP ini menyatakan bahwa pemahaman mengenai rantai pasok sangat penting untuk meningkatkan daya saing bangsa di kancah global.

“Logistik merupakan tulang punggung perekonomian. Melalui edukasi seperti ini, kita berharap masyarakat dan pelaku usaha semakin memahami peran strategis rantai pasok dalam meningkatkan daya saing nasional,” ujar CEP mantan Bupati Minahasa Selatan dua periode.
CEP menekankan bahwa keselamatan pelayaran bukan sekadar aturan teknis, melainkan fondasi utama bagi kelancaran distribusi logistik di Indonesia.
“Kita ingin menciptakan sistem transportasi laut yang aman. Jika pelayarannya aman dan tata kelola pelabuhannya baik, maka distribusi logistik akan lancar dan merata. Ini kunci pertumbuhan ekonomi kita,”katanya.
Lanjut CEP, selain urusan distribusi barang, aspek keselamatan transportasi laut menjadi poin utama dalam sosialisasi ini. Kolaborasi antara DPR RI dan BUMN pelabuhan ini diharapkan dapat Meningkatkan standar keselamatan pelayaran di wilayah perairan Sulawesi Utara.
“Selain memperkuat sinergi antara regulator, operator pelabuhan, dan masyarakat pengguna jasa serta menciptakan distribusi logistik yang lebih lancar dan merata untuk mendukung konektivitas nasional,”tutur CEP yang juga anggota Badan Anggaran DPR RI.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Sulawesi Utara, Michaela Elsiana Paruntu (MEP).
MEP menambahkan bahwa edukasi mengenai sistem logistik modern harus menyentuh masyarakat di daerah agar tercipta sinkronisasi antara pusat dan daerah.
“Kegiatan ini sangat penting untuk memberikan pemahaman menyeluruh kepada masyarakat di daerah agar mampu beradaptasi dengan perkembangan sistem logistik modern,” kata MEP.
Melalui Yayasan Cerdas Energik Peduli (CEP), kegiatan ini menjadi komitmen nyata dalam mendorong sistem distribusi yang efisien, berkelanjutan, dan aman bagi seluruh lapisan masyarakat.(vil)

Tinggalkan Balasan