Kedua siswa akhirnya sepakat damai dan membuat pernyataan tidak akan mengulangi lagi.
SiteSulut.com-Aksi tawuran antar pelajar mulai marak di Kota Manado.
Baru – baru ini viral di Media Sosial (Medsos) sebuah insiden perselisihan yang melibatkan aksi pemukulan antar pelajar terjadi di Manado.
Video viral tersebut melibatkan siswa dari SMPN 4 Manado dan SMP Advent 3 Ranotana.
Hal ini langsung direspon cepat oleh pihak sekolah untuk melakukan koordinasi antar kedua sekolah.
Kepala Sekolah SMPN 4 Manado Rahman Manggopa, S.Pd menyampaikan kronologi kejadian yang bermula setelah selesainya masa semester.
Menurut Rahman, aksi tersebut bermula saat siswa SMPN 4 yang hendak pulang dan menunggu kendaraan di area lampu merah kemudian dicegat oleh salah satu siswa dari SMP Advent, yang kemudian berujung pada pemukulan.
“Pihak sekolah bertindak cepat menanggapi laporan tersebut. Kasus ini langsung ditelusuri dengan melakukan koordinasi dengan pihak sekolah SMP Advent dan siswa yang terlibat langsung dipanggil untuk dimintai keterangan,”ungkap Rahman, saat diwawancarai via whatsup, Senin (8/12/2025).
Menurut Rahman, dari hasil koordinasi, siswa SMP Advent yang melakukan pemukulan mengakui perbuatannya dan bertanggung jawab.
“Mereka sudah mengakui perbuatannya. Proses penyelesaian konflik ini diakhiri dengan pembuatan surat pernyataan dan kesepakatan damai antara kedua belah pihak untuk saling memaafkan,”terangnya.
Menurut Rahman, pentingnya juga sinergi antar sekolah dan peran penting orang tua dalam pembinaan siswa.
“Komitmen sekolah dalam melibatkan orang tua menjadi kunci utama dalam memastikan keamanan dan pengembangan karakter positif siswa,”ucapnya.
Lanjut Rahman, meskipun konflik fisik telah diselesaikan secara damai, ia menegaskan bahwa penanganan tidak berhenti di situ. Pihak sekolah tetap memanggil orang tua dari siswa SMPN 4 yang terlibat.
“Langkah ini diambil dengan tujuan membangun komunikasi yang erat antara pihak sekolah dan orang tua. Sinergi ini untuk bersama-sama menjaga dan mengawasi anak-anak agar tidak kembali terlibat dalam hal-hal yang tidak baik atau tindakan negatif lainnya di masa depan,”pungkasnya.(vil)





Tinggalkan Balasan