Sesuai Manifest, KM Barcelona V.A Muat 343 Penumpang, Dievakuasi 571 Orang Berikut Nama-namanya

SiteSulut.com-Berdasarkan data manifest, Kapal Motor (KM) Barcelona V.A membawa 343 penumpang, 15 awak kapal termasuk Nahkoda, serta mengangkut 12 ton jumlah muatan barang.

Hal ini dikatakan langsung oleh Plt Kepala Kantor Syahbandar Melonguane, Ckrisno Bowonseet, saat dihubungi via Whatsup, Senin (21/7/2025).

“Yang terlampir pada Surat Persutujuan Berlayar (SPB) awal keseluruhan penumpang berjumlah 280 orang,”kata Plt Kepala Kantor Syahbandar Melonguane, Ckrisno Bowonseet, S.H,

Namun Menurut Ckrisno, setelah di  konfirmasi kembali ke agen pelabuhan Lirung kemarin sore, ada ketambahan 32 orang.

“Hari ini juga informasi dari agen di Pelabuhan Beo ada ketambahan 31 orang, jumlah keseluruan penumpang 343 orang,”ucapnya.

Diakuinya, agen kapal lambat melaporkan revisi jumlah penumpang yang membeli tiket pada saat kapal sudah mau berangkat.

Menurut Ckrisno, untuk kapasitas penumpang di atas kapal KM. Barcelona V.A sesuai dengan sertifikat keselamatan kapal penumpang berjumlah 442 Orang.

Namun fakta dilapangan berbeda. Dilansir news.okezone.com, Tim SAR gabungan mengevakuasi 571 orang ķorban kapal KM Barcelona V yang mengalami kecelakaan di Perairan Talise, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara.

Berdasarkan laporan resmi dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Manado, dari 571 korban, 568 orang dinyatakan selamat, sementara 3 orang meninggal dunia. Tidak ada korban luka berat maupun hilang yang dilaporkan hingga pukul 07:00 WITA, Senin
(21/7/2025).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Manado George Mercy Randang menyebut bahwa berdasarkan data manifest KM Barcelona membawa 280 penumpang dan 15 anak buah kapal (ABK).

Menurutnya, tiga dari total 280 penumpang KM Barcelona V.A tewas.

“Berdasarkan data sementara yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Manado, terdapat 280 penumpang di dalam kapal, 3 orang dilaporkan meninggal dunia.
Sementara jumlah korban yang telah dievakuasi masih dalam proses pendataan dan masih terdapat korban yang dalam proses pencarian maupun penanganan medis,” ujar George Randang

KM Barcelona V diketahui berlayar dari Pelabuhan Melonguane, Kepulauan Talaud, dan sempat singgah di Pelabuhan Lirung sebelum menuju Manado.

Berdasarkan manifest, hanya tercatat 295 orang di atas kapal (280 penumpang dan 15 ABK). Namun fakta di lapangan menunjukkan jumlah korban yang berhasil
dievakuasi mencapai hampir dua kali lipat.

Perbedaan mencolok ini masih diselidiki lebih lanjut oleh pihak berwenang. Diduga, banyak penumpang tidak terdaftar secara resmi di manifest.

Operasi besar ini melibatkan 27 instansi dan
organisasi, termasuk TNI, Polri, Basarnas, Bakamla, Pemprov Sulut, hingga organisasi kemanusiaan Dompet Dhuafa.

Sejumlah alutsista seperti KN SAR Bimasena, KM Cantika, KN Gajah Laut, serta berbagai peralatan medis dan komunikasi turut digunakan.

Pihak Basarnas menyampaikan bahwa penyebab kecelakaan dan kelebihan jumlah penumpang masih dalam proses investigasi lebih lanjut.

Fokus utama saat ini adalah memastikan semua korban telah tertangani dengan baik dan memberikan dukungan bagi keluarga korban yang meninggal dunia.(vil/*)

Berikut Ini daftar nama – nama penumpang KM Barcelona Sesuai Manifest :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *