SiteSulut.com-Pelatih kepala Persma 1960, Feryandes Rozialta, terus mencari pemain utamanya dalam proses seleksi untuk masuk dalam squad Persma 1960.

Rozialta mengaku, fokus untuk mencari pemain yang memiliki kecepatan adaptasi tinggi terhadap skema permainan yang ia rancang.
“Hari ini saya berikan materi taktik. Tentu yang saya pilih yang bisa cepat adaptasi dengan karakter yang saya mau,” ujar Rozialta kepada awak media, di lapangan Stadion Klabat, Senin (8/12/2025).

Rozialta menegaskan, secara teknis dan fisik, para pemain yang mengikuti seleksi sudah memiliki kemampuan yang baik, tapi utamanya adalah sinkronisasi pemain dengan sistem dan cara bermain yang diinginkannya.
“Level teknik pemain lokal sangat bagus. Tapi kami akan terus lihat perkembangan beberapa hari ke depan hingga mendapatkan skuad terbaik,”katanya.
Lanjutnya, untuk tim juga sudah mulai masuk mess dan akan menjalani latihan intensif pagi dan sore hari.
“Guna mengukur tingkat adaptasi para pemain, kami merencanakan agenda uji coba dalam waktu dekat hari Rabu. Saya mau lihat dengan tiga sesi latihan ini, seberapa cepat mereka bisa paham dan dapatkan cara yang saya mau dan bisa terapkan dalam uji coba nanti,” tuturnya.
Menurutnya, untuk proses seleksi belum akan berhenti setelah uji coba tersebut. Dimana, tim inti belum akan langsung didapatkan karena masih akan melihat dan mencoba berbagai kombinasi, termasuk mencampur pemain yang lolos seleksi dengan pemain senior.
“Pokoknya untuk seminggu ini prosesnya kalau Rabu mungkin terlalu cepat untuk menentukan skuad terbaik. Jadi untuk ke liga 4 nantinya kita akan saring menjadi sekitar 26 pemain. Dan nanti dalam minggu ini ada beberapa dari luar Sulut yang datang dan mereka akan bersaing disitu ada dari Sorong, Makasar, Jawa yang memiliki pengalaman di liga 3 dan liga 4 jadi disini kita akan mendapatkan tim yang terbaik untuk skuad Persma 1960,”jelasnya.

Sesi seleksi semakin menarik setelah beberapa nama pemain senior bergabung ikut ambil bagian, yakni Andre Karundeng, Jecky Runtulalo, Herry Lontoh, Dilivio Mamuka, dan Bandu Arafah. Sebagian dari mereka merupakan pemain berpengalaman yang pernah memperkuat Sulut United di Liga 2.
“Untuk pemain senior yang bergabung, kualitasnya sangat bagus.” puji Coach Oji sapaan akrabnya.
Meski puas dengan pemain lokal, manajemen dan tim pelatih tetap membuka peluang bagi pemain dari luar Sulut untuk ikut seleksi. Tujuannya sebagai pembanding guna mendapatkan komposisi tim yang ideal.
“Kita coba pemain luar sebagai perbandingan. Kalau kualitasnya tidak jauh dari pemain lokal, tentu kita pakai yang lokal,” tegasnya.
Beberapa pemain dari Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Papua dikabarkan akan segera merapat. Posisi yang dibidik meliputi stoper, bek kiri, bek kanan, dan gelandang.
Dengan proses seleksi yang semakin ketat dan persiapan matang, Persma 1960 tampak serius membangun tim kompetitif musim ini.
Dalam seleksi tahap akhir ini juga dipantau langsung oleh Presiden Direktur Persma 1960 Harvanie Boki, menajer Bisnis Meyvo Rumengan, Manejer Club Persma yakni Christian Yokung serta Ketua Media Officer Rhendy Umar yang berlangsung di Stadion Klabat.(vil)





Tinggalkan Balasan