MANADO – Antusias penonton menyaksikan laga persahabatan Persma 1960 VS Persmin Minahasa berlangsung seru.
Ribuan pasang mata menjadi saksi betapa tingginya tensi pertandingan persahabatan antara Persma 1960 menjamu rival klasiknya, Persmin, yang berlangsung sore tadi, di Stadion Klabat Manado, Sabtu (28/2/2026).

Meski bertajuk laga persahabatan, gemuruh sorak-sorai penonton di tribun membuat suasana terasa seperti partai final!
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, kedua tim langsung tancap gas. Persma 1960 yang tampil di depan pendukung fanatiknya mencoba mengambil inisiatif serangan.
Namun, barisan pertahanan Persmin tampil disiplin.
Dimenit akhir babak pertama Persma mendapatkan hadiah pinalti. Namun eksekusi dari kapten keseblasan Persma melambung jauh diatas mistar gawang.
Memasuki babak kedua, jual beli serangan kembali terjadi dan justru Persmin Minahasa berhasil mencuri keunggulan lewat skema serangan balik yang mematikan di babak kedua.
Laga yang berlangsung selama 2×45 menit dimenangkan oleh tim tamu Persmin Minahasa dengan skor 1-2.
Pemandangan di tribun menjadi sorotan utama. bendera tim, syal, dan nyanyian chant tak henti-hentinya dikumandangkan sepanjang laga.
Kehadiran penonton ini membuktikan bahwa kerinduan masyarakat akan sepak bola berkualitas di daerah nyiur melambai masih sangat tinggi.
Manajer Persma Manado Christian Yokung yang didampingi Direktur Bisnis Meyvo Rumengan mengatakan animo suporter sangat luar biasa. Hal ini membuktikan kerinduan masyarakat di Bumi Nyiur Melambai akan sepak bola berkualitas masih sangat tinggi.
“Ternyata hari ini membuktikan walaupun hanya laga persahabatan, tapi animo tribun full semua. Padahal tanpa undangan secara resmi dari klub ataupun PSSI,” ujar Manajer Persma Manado, Christian Yokung.

Christian Yokung, didampingi Direktur Bisnis Meyvo Rumengan, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Gubernur Sulawesi Utara atas inisiasi pertandingan ini.
“Terima kasih juga kepada Gubernur Sulawesi Utara, Pak Yulius Selvanus yang terus mendukung sepak bola yang ada di Sulawesi Utara. Laga ini sudah menggunakan rekomendasi PSSI dengan aturan Liga 4 terbaru, baik secara komposisi pemain maupun regulasi lainnya.
Lanjut Yokung, Manajemen Persma mengaku senang bisa menjadi tuan rumah yang baik bagi Persmin,”katanya.
“Kekalahan ini akan menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan serius bagi manajemen untuk membenahi tim ke depannya. Karena ini hanya friendly match, pasti jadi bahan pertimbangan dari manajemen. Kalau hasil seperti ini, tentu ada evaluasi dan masukan ke depannya,” pungkas Yokung didamping Direktur Bisnis Meyvo Rumengan.(vil)


Tinggalkan Balasan