SiteSulut.com-Gerakan Ayah mengambil rapor anak mulai diterapkan sejumlah sekolah di Sulawesi Utara.
Terpantau, salah satunya, di sekolah unggulan di Manado yakni SMAN 1 Manado.
Kepala SMAN 1 Manado, Jemmy James Jermias mengatakan, gerakan ini bertujuan memperkuat peran figur ayah yang dinilai mempunyai peran penting dalam membentuk karakter dan masa depan siswa.
“Langkah ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program kementerian pendidikan sekaligus upaya pencegahan kenakalan remaja. Dimana ayah mempunyai peran penting dan memberi dukungan nyata untuk mewujudkan masa depan anak,”ujar Jermias.
Menurutnya, peran ayah sejalan dengan terobosan yang dicanangkan oleh Menteri Pendidikan yang menuntut perhatian orang tua, khususnya Ayah, menjadi lebih dominan.
“Orang tua juga harus meningkatkan pengawasan, apalagi saat ini Menteri memiliki gebrakan di mana perhatian orang tua khususnya Ayah harus lebih dominan,” tambahnya.
Lanjutnya, gerakan ini mengingatkan pada program serupa yang pernah digalakkan, yakni “Ayah mengantar anak di hari pertama ke sekolah.” Meskipun muncul pertanyaan mengapa siswa SMA masih perlu diantar, Jermias menegaskan bahwa status anak tidak lekang oleh waktu.
“Ada sempat juga wartawan tanyakan, kenapa anak sudah SMA tapi harus diantar ke sekolah? Yang namanya anak itu, sedang kita yang sudah menikah pun, jika orang tua masih ada, ia tetaplah anak. Karena sampai kapan pun ia tetap anak, biar dia sudah pejabat. Jadi, orang tua harus ada hubungan baik dengan anak,” jelasnya.
Jermias menambahkan, kurangnya perhatian dari figur Ayah menjadi salah satu akar masalah kenakalan remaja.
“Justru anak-anak itu kebanyakan kehilangan figur Ayah makanya anak-anak menjadi ‘begal’ karena tidak adanya perhatian dari seorang Ayah,”tuturnya.
Jermias mengungkapan, sosok Ayah, sebagai kepala keluarga, dianggap memiliki kedekatan emosional dan peran kepemimpinan yang kental, sehingga kehadiran mereka saat momen penting seperti pengambilan rapor dapat memberikan dampak psikologis yang kuat.
“Figur Ayah itu sangat penting. Ini juga sekarang Ayah mengambil rapor. Jadi, kami usulkan ke orang tua, kalau bisa ambil rapor itu Ayah, karena kepala keluarga itu Ayah. Karena Ayah memiliki kedekatan yang kental,” pungkasnya.(vil)





Tinggalkan Balasan