TALAUD – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Kepulauan Talaud memicu insiden di laut.
Sebuah perahu nelayan (pambut) dilaporkan terbalik setelah dihantam gelombang tinggi di perairan Kalongan, Kabupaten Talaud, Jumat (20/2/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden bermula saat nelayan tersebut sedang melaut di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu. Secara tiba-tiba, ombak besar menghantam badan perahu hingga menyebabkan ketidakseimbangan dan akhirnya terbalik.
Kondisi perairan di sekitar Kalongan memang dikenal cukup rawan saat musim angin kencang, di mana tinggi gelombang dapat meningkat drastis dalam waktu singkat.
Sementara, Ketua DPRD Talaud, Engelbertus Tatibi mengimbau masyarakat, khususnya para nelayan, untuk tetap waspada.
“Selalu mengecek update terbaru dari BMKG sebelum memutuskan untuk melaut, pastikan membawa pelampung atau life jacket saat melakukan aktivitas di perairan dan jika awan mendung gelap dan angin mulai kencang, segera menepi ke daratan terdekat,”ucapnya.
Tatibi juga meminta warga pesisir dan nelayan untuk tidak memaksakan diri melaut jika kondisi gelombang tidak memungkinkan. Keselamatan adalah prioritas utama.
Hingga berita ini diturunkan, upaya evakuasi masih dilakukan oleh warga setempat.(vil)


Tinggalkan Balasan