SiteSulut.com-Informasi peringatan dini tsunami oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), direspon cepat oleh Bupati Kabupaten Talaud, Welly Titah.
Ia mengatakan, masyarakat untuk tetap tenang, tidak panik dan tetap waspada tehadap potensi tsunami akibat gempa di Rusia yang berdampak sampai ke Kabupaten Talaud.
“Saya mengimbau masyarakat, khususnya di wilayah pesisir, untuk tetap tenang dan waspada terhadap potensi tsunami,”kata Bupati dalam surat ederan pemerintah daerah Kabupaten Talaud di akun facebook, Rabu (30/7/2025).
Dikatakannya, masyarakat diminta untuk menjauhi wilayah pantai dan pesisir hingga pihak berwenang menyatakan kondisi aman.
“Masyarakat diminta untuk mengikuti arahan dan informasi resmi dari BMKG melalui kanal komunikasi resmi, seperti website, media sosial, atau aplikasi resmi BMKG,”imbuhnya.
Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Daerah melalui Camat, Lurah, dan Kepala Desa diminta meningkatkan kesiapsiagaan melalui patroli, sosialisasi, dan penyiapan jalur evakuasi bagi masyarakat.
“Jangan mudah terpercaya dengan informasi hoax. Tetap tenang dan ikuti anjuran pemerintah. Masyarakat juga diminta untuk tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya untuk mencegah kepanikan di masyarakat,”jelasnya.(vil)
Diketahui, gempa berkekuatan Magnitudo 8,7 di Pesisir Timur Kamchatka, Rusia pada tanggal 30 Juli 2025, yang berpotensi menimbulkan tsunami dengan status waspada (ketinggian tsunami kurang dari 0,5 meter) di wilayah berikut:
1.Talaud (ETA 14:52:24 WITA)
2. Kota Gorontalo (ETA 16:39:54 WITA)
3. Halmahera Utara (ETA 16:04:24 WIT)
4. Manokwari (ETA 16:08:54 WIT)
5. Raja Ampat (ETA 16:18:54 WIT)
6. Biak Numfor (ETA 16:21:54 WIT)
7. Supiori (ETA 16:21:54 WIT)
8. Sorong Bagian Utara (ETA 16:24:54 WIT)
9. Jayapura (ETA 16:30:24 WIT)
10. Sarmi (ETA 16:30:24 WIT)