SiteSulut.com-Masyarakat Kabupaten Kepulauan Talaud diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul peringatan dini cuaca ekstrem yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Sulawesi Utara.

Potensi cuaca buruk ini diperkirakan berlangsung selama tiga hari, mulai Senin 5 Januari hingga Rabu 7 Januari 2026.

Menurut BMKG, wilayah Sulawesi Utara, termasuk Kepulauan Talaud, berpotensi mengalami hujan dengan intesnsitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.

Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan banjir, banjir bandang, tanah Iongsor, pohon tumbang, serta gelombang laut tinggi di wilayah pesisir.

Merespon itu, Bupati Kepulauan Talaud, Welly Titah melalui Kaban BPBD Talaud, Leida Dachlan mengeluarkan surat ederan imbauan waspada cuaca ekstrem.

Sehubungan dengan hal tersebut, Bupati meminta agar masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan siaga, terutama yang tinggal di daerah rawan bencana.

“Tetap siaga khususnya bagi warga yang tinggal di daerah rawan bencana seperti lereng bukit, bantaran sungai, dan pesisir,”ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk membatasi aktivitas luar ruangan hindari bepergian atau beraktivitas di luar rumah saat cuaca buruk

“Tetap waspada jangan berteduh di bawah pohon besar, baliho, atau bangunan yang rentan roboh saat terjadi angin kencang,”ungkap Dachlan.

Lanjutnya, keselamatan pelayaran juga diutamakan nelayan dan pengguna transportasi laut wajib memprioritaskan keselamatan dan mengikuti setiap arahan dari pihak berwenang terkait kondisi gelombang.

Jika terjadi bencana atau kondisi darurat, segera laporkan kepada Pemerintah Kecamatan, Desa, atau Kelurahan setempat, serta pihak terkait lainnya,”tuturnya.

Masyarakat diharapkan terus memantau perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG serta imbauan dari Pemerintah Daerah.

“Saya meminta juga Camat, Kepala Desa, dan Lurah untuk berkoordinasi secara aktif dengan Pusdalops Penanggulangan Bencana (PB) Kabupaten Kepulauan Talaud serta menyampaikan informasi awal apabila terjadi kejadian bencana di wilayah masing-masing,”pungkasnya.

Demikian surat imbauan ini disampaikan untuk menjadi perhatian dan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab demi keselamatan bersama.(vil)