SiteSulut.com-Hujan lebat yang terjadi baru-baru ini disertai air pasang laut telah menyebabkan bencana banjir di wilayah Kepulauan Talaud.

Dua desa di Kecamatan Melonguane, Desa Tarun Selatan dan Desa Tarun Induk, dilaporkan mengalami dampak signifikan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Talaud, Leida Dachlan mengatakan, berdasarkan data sementara di Desa Tarun Selatan , sebanyak 14 rumah terendam banjir dan mengakibatkan 44 jiwa terdampak langsung.

Sementara itu, di Desa Tarun Induk, dampak yang dirasakan lebih luas, dengan 67 rumah terdampak dan total 227 jiwa.

“Banjir ini akibat hujan lebat dan air pasang.
Saat ini banjir telah surut dan masyarakat telah secara gotong royong membersihkan rumah tempat tinggal mereka,”ungkap Leida, via whatsup, Senin (5/1/2026).

Dachlan juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu dan potensi terjadinya bencana susulan.

“Sesuai instruksi Pak Bupati masyarakat diimbau untuk tetap waspada mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu,”pungkasnya sambil menambahkan, Pemerintah daerah terus memantau situasi secara intensif dan menjamin kesiapan tim penanggulangan bencana di lapangan.

Terpantau juga Ketua TP PKK Talaud, Ny Henny Titah Hongwijoyo telah menyerahkan bantuan berupa supermie, gula, daun teh, kopi, susu untuk dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan.(vil)