SiteSulut.com – Konektivitas udara di Kepulauan Talaud kembali bergairah.

Maskapai Wings Air dipastikan akan kembali mengoperasikan rute penerbangan yang menghubungkan Melonguane, Naha (Tahuna), dan Manado Pulang – Pergi (PP) mulai 10 Maret 2026.

Hal ini dibenarkan langsung oleh Kepala Bandara Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas III Melonguane, Sayyid Segaf Algadri S.sos, saat dikonfirmasi SiteSulut, Sabtu (21/2/2026).

FOTO : Sayyid Segaf Algadri S.sos

“Benar, pesawat wings air rute Melonguane – Naha – Manado  tersebut akan kembali aktif dan perdanannya tanggal 10 Maret 2026,” ujar Sayyid.

Sayyid menegaskan bahwa kembalinya rute ini merupakan hasil koordinasi intensif antara otoritas bandara, pemerintah daerah, dan pihak maskapai.

Ia menilai kehadiran transportasi udara di wilayah kepulauan bukan sekadar opsi, melainkan kebutuhan primer.

“Kembalinya rute ini adalah jawaban atas aspirasi masyarakat Talaud. Kami di UPBU Melonguane berkomitmen untuk terus meningkatkan standar pelayanan operasional agar jadwal penerbangan ini dapat berjalan konsisten dan tepat waktu,” tuturnya.

Sayyid juga menambahkan bahwa rute ini sangat penting untuk mobilitas cepat, terutama dalam kondisi darurat.

“Transportasi udara adalah urat nadi bagi wilayah perbatasan. Dengan aktifnya kembali rute Melonguane-Naha-Manado, akses evakuasi medis dan distribusi logistik penting akan jauh lebih cepat,”jelasnya.

Sementara, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Talaud, Leida Dachlan MM menyatakan bahwa beroperasinya kembali rute ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan mobilitas di wilayah perbatasan utara Indonesia.

“Langkah ini menjadi angin segar bagi mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi di wilayah perbatasan utara Indonesia,”ujarnya.

Leida bilang, layanan ini akan tersedia tiga kali dalam seminggu.

“Dimulai 10 Maret 2026. Setiap minggu ada tiga kali jadwal penerbangan, yakni hari Selasa, Kamis, dan Sabtu,” ujar Leida.

Kembalinya rute ini diharapkan dapat mempersingkat waktu tempuh antarwilayah kepulauan di Sulawesi Utara.
Akses yang lebih mudah menuju ibu kota provinsi (Manado) melalui transit di Naha akan sangat membantu sektor pemerintahan, kesehatan, hingga distribusi logistik.

Dachlan berharap konsistensi jadwal ini dapat terus terjaga guna mendukung aktivitas masyarakat Talaud yang selama ini sangat bergantung pada transportasi udara dan laut.(vil)